Hotel di Sanur Jadi Saksi Debat Sengit Tamba-Dana Vs Bang-Ipat

Persindonesia.com Jembrana – Hotel Prama Sanur Beach Bali yang terletak di Jalan Cemara, Sanur, Denpasar, Bali akan menjadi saksi bisu debat perdana bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati Jembrana yang akan diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jembrana pada Sabtu, 26 Oktober 2024

Debat tersebut akan diselenggarakan dalam dua sesi. Sesi pertama akan dimulai pukul 17.00 wita, mempertemukan dua pasangan calon, yaitu pasangan nomor urut 01, I Nengah Tamba bersama I Made Suardana (Tamba-Dana), dan pasangan nomor urut 02, I Made Kembang Hartawan bersama I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang Ipat). Kedua pasangan calon tersebut merupakan tokoh yang sudah tidak asing lagi, dengan Tamba sebagai petahana bupati dan Kembang Hartawan yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Jembrana.

Mengaku Belum Digaji, 2 Pekerja Rongsokan Sikat Motor Warga di Denpasar

saat dikonfirmasi, Ketua KPU Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya, dalam keterangannya menyampaikan bahwa persiapan untuk debat sudah mencapai 90%. “Persiapan sudah hampir selesai, tinggal teknikal meeting besok. Tanggal dan tempat sudah dipastikan, debat pertama akan digelar Sabtu, 26 Oktober 2024 di Hotel Prama Sanur Beach. Sesuai kesepakatan antara kedua paslon, debat hanya akan dilakukan dua kali,” ujarnya. Kamis (24/10/2024).

Untuk debat kedua, Sanjaya menambahkan bahwa pihaknya masih mencari waktu yang tepat dan kemungkinan akan dilaksanakan pada awal November. “Awalnya direncanakan pada 9 November 2024, tetapi karena tempat di Denpasar penuh, kami sedang berkoordinasi terkait tanggal. Jika tidak memungkinkan di Denpasar, debat bisa saja digeser ke Kabupaten Buleleng,” jelasnya.

Tim Penyidik Pidsus Kejagung RI Melakukan Pengeledahan dan Penyitaan Berkaitan dengan Dugaan Korupsi dan Gratifikasi

Terkait moderator, pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa universitas dan akan mengumumkan nama moderator saat debat final. “Kita sudah siapkan dari masing-masing universitas nanti akan ditayangkan saat debat dan juga finalisnya,” jelasnya.

Disinggung terkait jumlah anggota dari setiap paslon yang kan masuk keruangan debat, Adi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tempat di ruangan debat. “Masing-masing pasangan calon hanya boleh membawa pendukung untuk masuk ke dalam ruangan debat hanya 52 orang termasuk paslon,” pungkasnya. TS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *