Bangli,PersIndonesia.Com- Akibat intensitas curah hujan tinggi melanda, 5 rumah warga dan Kantor Koramil 1626/Bangli yang berlokasi di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli terendam banjir, pada hari Senin (16/12/24).
Berdasarkan informasi yang terhimpun dilapangan menyebutkan akibat terjangan banjir mengakibatkan 5 kamar tidur dari 2 Kepala Keluarga (KK) dan Kantor Koramil terendam banjir. Selain itu 1 unit usaha tahu dan 1 unit usaha kayu juga terendam banjir.
Baca Juga :Â Mitigasi Dampak Bencana Alam, Kepolisian dan Inkait Gianyar Gelar Apel Bersama
Menurut Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Bangli, Agus Astapa menjelaskan kondisi cuaca belakangan ini diwarnai hujan dengan intensitas tinggi. Untuk lokasi banjir kebetulan berada di bawah Jalan Brigjen Ngurah Rai.
“Dan dari hasil assement Tim Gabungan pada lokasi, ditengarai penyebab banjir karena kiriman air dari atas Jalan Ngurah rai serta tidak kuatnya selokan yang menampung volume air di pinggiran pemukiman warga”, terangnya.
Sementara terkait penanganan, ia mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bangli dibantu TNI/Polri, Dinas PU, PLN, Aparat Kelurahan dan masyarakat melakukan upaya penanganan agar air bisa segera surut. Dan untuk warga yang rumahnya terendam banjir dievakuasi ke tempat yang lebih aman untuk sementara.
TRC BPBD berupaya melakukan penyedotan air yang menggenangi pekarangan dan kamar warga dengan 3 unit Pompa air, kemudian bergotong royong bersama-sama membersihkan kiriman sampah yang menghambat laju air di bantaran sungai (selokan) di sebelah timur Kantor Koramil Bangli.
“Upaya juga dilakukan dengan melakukan pengerukan endapan lumpur yang ada dibantaran selokan/sungai dan jalan”, kata Agus Astapa.
Baca Juga :Â Senderan Tembok SMP Negeri 2 Dawan Jebol Akibat Disapu Hujan, Kerugian Capai 60 Juta
Sementara itu, Kepala BPBD-Damkar Kabupaten Bangli, I Wayan Wardana menjelaskan jebolnya senderan sungai/selokan di bawah Radio Batur lama yang memang sumber kiriman air berasal dari atas Jalan Brigjen Ngurah Rai. Selain itu banyaknya sampah dan adanya endapan lumpur yang memicu aliran air terhambat dan meluap menyebabkan banjir.
Dari pantuan yang ada, kejadian kebanjiran ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Untuk kerugian akibat dampak banjir ini nilainya masih dilakukan penghitungan, mengingat situasi masih dalam penanganan.
“Untuk kerugian materiil estimasi masih pendataan yang tergenang barang-barang/perabotan KK yang terdampak, mesin kayu yang menggenangi pabrik usaha kayu”, jelasnya.
Ia juga menegaskan berdasarkan informasi dari BMKG cuaca ekstrim dengan potensi intensitas hujan sedang bahkan lebat disertai angin kencang dan kilatan akan terus terjadi melanda seluruh wilayah Bali. Dan dampak dari cuaca ekstrim ini menimbulkan banjir, tanah longsor, angin puting beliung serta rawan sambaran petir.
Untuk itu diharapkan masyarakat Kabupaten Bangli tetap berhati-hati, waspada dan mawas diri saat berkegiatan di luar rumah mengingat cuaca ekstrim saat ini. “Informasi dan kerjasama dari Instansi Terkait dan masyarakat untuk melakukan penanggulangan bencana merupakan penunjang kami dalam memberikan pelayanan”, tandasnya. (IGS)






