Aluh Aluh, Persindonesia.com — Cuaca buruk dan ekstrem banyak terjadi saat saat ini, seperti hal nya terjadi di Muara Sungai Desa Pulantan Kecamatan Aluh Aluh pada hari Senin 20/02/2023 sekitar pukul 16.00 Wita cuaca kurang bersahabat sehingga menyebabkan satu buah Kelotok (perahu bermesin tempel) karam.
Sebelum kejadian Fatimah (55), Adnan (70), Miji (40) dan Zainal (10), Jamal (38, korban) berniat pulang dari sawah mereka di Desa Pisak Kecamatan Tabunganen menuju rumah mereka di Desa Simpang Warga Dalam Rt.03,
Diketahui sesampai di tempat kejadian kelotok sepanjang 5 meter yang di tumpangi korban mendadak mati mesin, saat kelotok berhenti dan keadaan sungai sedang pasang di sertai angin kencang tiba-tiba ombak besar menghantam kelotok korban, sehingga klotok hilang kendali dan terbalik.
Jalan Trans Kelila Bokondini Longsor, Kapolsek : Berbahaya untuk Dilewati
Semua korban berusaha berenang untuk bisa sampai ke tepi sungai, beruntung cepat di tolong oleh warga yang melintas menggunakan Kelotok yang berada di sekitar tempat kejadian, setelah sampai di Tepi mereka baru sadar korban atas nama Jamal tidak di ada di antara mereka semua, segera warga berusaha mencari namun namun tak berhasil menemukan.
Tidak menunggu lama warga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Aluh Aluh, mendapat laporan ada nya orang tenggelam Kapolsek Aluh aluh IPDA Muslim berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satpolairud untk bersama sama laksanakan pencarian.
Saat kami hubungi melalui via telfon Kapolsek Aluh Aluh IPDA Muslim Menjelaskan. “Korban kemungkinan hanyut terbawa Arus, dan untuk upaya pencarian sementara kami hentikan karena hujan dan hari sudah malam, dan untuk pencarian kami lanjutkan esok pagi bersama Tim BPBD Kabupaten Banjar,” jelas nya.
(Erick).






