Tangerang Selatan, Persindonesia.com– Tewasnya tersangka pencurian kendaraan bermotor(curanmor) di Jelupang pada kamis 7 Desember 2023 karena tertabrak kendaraan mini bus dibantah oleh keluarga korban,keluarga menduga adanya penganiayaan lantaran sebelum kejadian korban sempat vidio call dalam keadaan sehat,Hp mati saat saat terdengar suara pemukulan.
Fauji, Kaka korban, menjelaskan kejadian saat dia melakukan Komunikasi melalui telpon dengan korban sebelum kejadian, sebelumnya korban yang menjadi tersangka ranmor sempat meneleponnya dengan Vidio call dan saat itu korban dalam keadaan baik-baik saja.kata Fauzi saat bertemu di Polsek Serpong,Selasa(12/12/2023)
” Kronologi kejadian si korban sebelum dia meninggal itu dia nabrak mobil Carry warna hitam sekitar jam 2 lewat, ketika dia mau menyelesaikan baret mobil Carry warna hitam, sempet dia vidio call, waktu itu ngobrol untuk minta di transferin biaya perbaikan mobil,karena dia ga bawa duit cas,” katanya menjelaskan.
Kaka korban sempat mengobrol dengan pemilik mobil Carry dan dia meminta sejumlah uang pengganti ,
“Dikasihkan lah hp si almarhum ke yang punya mobil Carry , ngobrol lah sama saya, dia minta uang di angka 800 ribu , ya udah bang kirim aja nomer rekeningnya adik saya ga bawa duit, kata saya,”
Masih kata Fauji, Setelah beberapa saat menunggu nomer rekening pemilik mobil, hp korban mati saat terdengar suara pemukulan ,
“Pas saya tunggu -tunggi no rekening gk ada dikirim-kirim.,hp langsung mati pas ada suara pukulan, saya telpon lagi ga di angkat-angkat ,mati toe hp,” ungkapnya.
Fauji mendapat informasi kembali , saat menerima informasi dari Polsek Serpong bahwa korban dalam keadaan kritis.
“Denger-denger lagi abis magrib dari pihak kepolisian Serpong, ada kabar katanya DD di rumah sakit katanya kritis, saya kaget pas dia bilang kritis, dasarnya kan dia ga kenapa Napa pas sama yang punya mobil Carry tersebut,” katanya aneh
Fauji mengaku tidak terima dengan kematian korban,lantaran sebelumnya korban dalam keadaan baik baik saja, dan korban akan melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.
“Saya ga terima, kan tadinya baik-baik saja, saya akan melaporkan ke polisi ,adik sayakan punya keluarga,” pungkasnya






