Persindonesia.com Jembrana – Keduakalinya kabel listrik yang berada di Jalan Jalak Putih, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana terbakar. Tiang listrik yang kabelnya terbakar berada tepat diatas rumah warga. Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 08.57 wita dan sudah ditangani langsung petugas Damkar Jembrana.

Diketahui tiang listrik yang berdiri ditengah-tengah rumah warga sebenarnya sudah di protes oleh warga sebelumnya. Warga meminta pihak PLN memindahkan tiang tersebut karena rawan akan terjadinya kebakaran akibat konsleting listrik. Akan tetapi sampai sekarang belum ditanggapi pihak PLN.
Menurut pengakuan salah satu warga bernama Ni Komang Indah Maria Isaka mengatakan, pihaknya bersama beberapa warga sangat keberatan dengan adanya tiang listrik ditengah rumah. “Kita disuruh buat surat permohonan tembusan ke Bupati dan Wakil Bupati Jembrana dan minta ijin ke Kompi Danki. Dari pihak danki sudah memberi ijin dengan surat lengkap untuk menggunakan lahan kompi untuk pembangunan tiang listrik,” terangnya. Senin (12/6/2023).
Puluhan pedagang Pasar Senggol Direlokasi ke Pasar Ijogading
Akan tetapi, lanjut Maria, permasalahan ini terbentur di PLN. Sampai sekarang PLN belum mengambil tindakan, padahal sudah ada kejadian kebakaran akibat konsleting listrik tadi pagi. Warga memprotes 6 tiang linstrik yang berdiri di hampir 11 dilokasi ditengah pekarangan warga. “Letak tiang listrik yang paling parah di atas rumah saya, apalagi kabel melintang sangat rendah sekali dirumah saya,” jelasnya.
Sementara Siswanto mengatakan, Yang menjadi permasalahan disini, titik beban dari tiang listrik itu berada dirumah warga. “Rumah saya menjadi tiang penyangga dan saya sendiri yang menunjang kabel listrik yang terbentang rendah. Banyak anak-anak dirumah, takutnya karena kabel terlalu rendah diambil oleh mereka,” keluhnya.
Ia menceritakan, seperti halnya keajdian terdahulu, pernah rumahnya yang diutara terbakar karena konsleting listrik, kabel terlalu pendek kebawah. “Tadi pagi diutara rumah saya juga kabel listrik diatas rumah warga terbakar. Yang sangat memprihatinkan di perempatan ada salah satu tiang yang sudah pecah di bagian bawah tiang karena beban kabel terlalu berat. Kami minta agar segera diambil tindakan kalau tidak tiang tersebut bisa hancur dan mengenai rumah warga di bawahnya,” ucapnya.
Diikuti 24 klub, Liga Jembrana 2023 Resmi Dibuka
Ditempat terpisah Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Negara Putu Agus Cipta Kusuma mengatakan, terkait adanya keluahan dari warga, pihaknya sudah merespon, hal tersebut menjadi agenda kedepannya. “Kami telah usulkan terkait tiang yang ada dirumah warga dan sampai saat ini kami masing menunggu proses ketersediaan anggaran. Semetara kabel yang terbakar tadi sudah kami ganti dengan kabel yang baru,” pungkasnya. Sur






