Kasus HIV/AIDS di Jembrana Meningkat, Dinkes Gencar Skrining ke Kelab Malam

Persindonesia.com Jembrana – Jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Jembrana terus mengalami peningkatan. Dalam kurun waktu setahun terakhir, sebanyak 48 kasus baru HIV/AIDS teridentifikasi, menambah daftar panjang kasus kumulatif yang ada.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jembrana, I Gede Ambara Putra, mengatakan dari total kumulatif tersebut, sebanyak 529 orang atau 84 persen telah menjalani pengobatan. “Sebagian besar sudah mendapatkan penanganan,” ujarnya, Selasa (2/9).

Dua Pegawai P3K Gugat Bupati Buleleng ke PTUN, Tuntut Ganti Rugi Rp1,5 Miliar

Ambara menegaskan, untuk menekan laju kasus HIV/AIDS, dibutuhkan sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari siswa, pemuda, hingga kelompok berisiko. Edukasi dilakukan melalui sosialisasi bahaya HIV, layanan mobile VCT, serta skrining HIV dan sifilis, khususnya pada ibu hamil dan populasi kunci.

“Untuk mengantisipasi dan menekan lajunya penyebaran kasus, dari kemarin Senin (1/9) sampai hari ini kami telah melakukan skrining di tempat-tempat hiburan malam yang bekerjasama dengan pihak Kelurahan Gilimanuk. Kita juga akan menyisir wilayah lainnya, hal ini untuk bisa menekan laju pertumbuhan kasus HIV/AIDS di Jembrana,” terangnya.

Ngenteg Linggih Pura Puseh Desa Melaya, Bupati Kembang Mapunia Gaji

Selain itu, imbuh Ambara, upaya pendampingan, penjangkauan, hingga perawatan ODHIV dilakukan bekerja sama dengan LSM. Saat ini, tersedia 15 layanan tes HIV di Jembrana yang meliputi 10 puskesmas, 4 rumah sakit, dan 1 klinik. “Dengan pendekatan pelayanan tes, kasus bisa lebih cepat diketahui dan segera diobati,” imbuhnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *