Kedua Kalinya Hiu Paus Ditemukan Terdampar di Pantai Yeh Kuning Pekutatan

Hiu Paus Tersebut Ditemukan Terdampar Disebelah Timur Krematorium Bahagia

Persindonesia.com Jembrana – Warga Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana kembali dihebohkan dengan terdamparnya hiu paus di Pantai Yeh Kuning tepatnya di timur Krematorium Bahagia. Hiu tersebut ditemukan warga sekira pukul 07.00 wita, awalnya ditemukan agak ditengah laut, akan tetapi ombak semakin besar sehingga paus tersebut sudah ada di bibir pantai.bikan mamalia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan mati.

Penemuan hiu paus yang kedua ini setelah sebelumnya sekira 2 minggu yang lalu juga ditemukan hiu paus di 1 kilo di sebelah barat lokasi hiu paus yang ditemukan saat ini. Warga menduga ikan yang ditemukan hari ini sama jenisnya dengan ikan yang ditemukan sebelumnya. Menurut warga ikan tersebut lebih kecil dengan ikan sebelumnya.

Polri Mutasi dan Rotasi Jabatan, Dankorbrimob dan 6 Kapolda Berganti

Menurut penuturan salah satu warga yang kesehariannya sebagai tukang bersih di Krematorium Bahagia bernama I Wayan Tulus 62 tahun mengatakan, awalnya dirinya sedang bersih-bersih di tempat Krematorium. Dirinya terkejut melihat seekor ikan terdampar di sebelah timur Krematorium. “Saya lihat ke lokasi ternyata ikan paus yang sama seperti yang ditemukan sebelumnya di sebelah barat, ada sekitar 1 kilo dari lokasi saat ini,” terangnya. Minggu (15/10/2023)

Dengan adanya hiu terdampar tersebut, Dirinya langsung menghubungi anggota Polsek Pekutatan. Awalnya dirinya mengetahui ikan terdampar bersama dengan seorang bule yang sedang jalan-jalan di pantai. “Kalau saya amati jenis ikan sama dengan ikan sebelumnya yang katanya hiu tutul dan ukurannya agak kecil ini, ya ukurannya kira-kira ada 4 meter, badan ikan tersebut juga sudah terlihat kemerahan dan saat ditemukan sudah dalam keadaan mati,” jelasnya.

TNBB Sita 15 Satwa Liar dan Kendaraan Plat Jembrana, Dua Pelaku Buron

Sementara menurut Kapolsek Pekutatan, Kompol I Wayan Suastika membenarkan adanya hiu paus yang terdampar di Pantai Yeh Kuning. Dirinya mendapatkan informasi dari Bhabinkamtibmas yang bersumber dari laporan warga. “Laporan awalnya dari Bhabinkamtibmas kita di Pekutatan. Bahwa ada ikan besar yang terdampar,” ucapnya.

Suastika mengaku sudah menghubungi anggota Polair dan juga sudah melaporkan ke petugas PSDKP Gilimanuk. “Kami hanya menunggu dokter hewan dari JSI untuk memastikan jenis dan keadaan ikan tersebut. Warga menemukan ikan tersebut sudah dalam keadaan mati. Ini merupakan penemuan kedua kalinya di pantai yang sama,” pungkasnya. Sur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *