MEDAN, PersIndonesia.com – Mengirimkan Sisrute yang salah identitas nya aja , mau sampai berapa ratus juta Ibu saya membayar nya, dari tanggal 11 Desember 2024 masuk ke RS Bunda Thamrin, Almarhum Paman saya masih bisa menunjukkan reaksi dari sakit yang dirasakan, namun setelah masuk dan dirawat Almarhum Paman saya tidak menunjukkan reaksi apapun ” Beber Mulya Koto
Tidak sampai disitu saja , merasa dirinya tidak puas dengan Pelayanan RS Bunda Thamrin, Mulya Koto kembali menelpon Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen agar membantu untuk menghubungi RS Adam Malik, Jl. Bunga Lau No.17, Kemenangan Tani, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara
sesuai permintaan Ibu nya dan akhirnya tanggal 21 Desember 2024 , Almarhum Pamannya bisa dirujuk ke RS Adam Malik, namun lagi-lagi RS Bunda Thamrin meminta Ibu saya untuk menyelesaikan sisa administrasi pembayaran biaya almarhum Pamannya kurang lebih 40 juta lagi baru bisa di rujuk kerumah sakit Adam Malik. Karena Ibu saya mementingkan Kondisi Almarhum Pamannya langsung membayar biaya Almarhum Pamannya tersebut . Ini keterlaluan sekali, dan ini harus dibawak ke DPRD Kota Medan, dan kalau bisa ditutup saja jika seperti ini SOP RS nya, KTP nggak bisa digunakan untuk program UHC dan BPJS juga nggak bisa di klaim sehingga wajib untuk membayar Namun setelah sempat dirujuk ke RS Adam Malik dalam beberapa jam, Paman Ketua Umum Lembaga MPSU menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 01.40 Wib
” Saya atas nama keluarga dan Lembaga MPSU mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Wong Chun Sen yang reaksi cepat untuk membantu saya dalam permasalahan yang menimpa keluarga nya , serta pihak-pihak yang sudah membantu saya terkait Sisrute yang tidak bisa dikonfirmasi. Dan menurut saya RS Bunda Thamrin harus mengembalikan uang yang sudah dibayarkan Ibu saya dan mengklaim melalui KTP dengan UHC nya ataupun BPJS ” Pungkas Mulya Koto
Sebelum menutup konfirmasinya, Mulya Koto akan mengirimkan Surat Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) agar memangil Management RS Bunda Thamrin dan kalau perlu periksa Izin RS Bunda Thamrin, Amdal nya , bahkan pajak nya kalau perlu, jika seperti ini, dan dirinya menduga pasti ada lagi yang seperti Ibu saya alami, namun tidak terbongkar.
(Red)






