Kondisi Bayi Terlantar Stabil Pasca Dirawat Intensif di RSUD Bangli, Banyak Permintaan Adopsi

PersIndonesia.Com,Bangli- Pasca ditemukan tergeletak oleh warga di sebuah lapak pedagang buah (depan kuburan) Banjar Sribatu, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli kondisi bayi berjenis kelamin laki laki berangsur membaik (stabil) dalam perawatan intensif Rumah Sakit Daerah (RSUD) Bangli. Dalam menjalani perawatan, banyak warga yang turut menjenguk dan berminat untuk mengadopsi bayi yang tega dibuang begitu saja.

“Untuk kondisi bayi per hari ini, sudah membaik. Bahkan penggunaan tambahan oksigen juga sudah dihentikan,” ungkap Direktur RSUD Bangli, dr. I Dewa Gede Oka Darsana, Sp.An, Kamis 8 Mei 2025.

Baca Juga : Mimih! Bayi Baru Lahir Ditemukan Warga Tergeletak di Depan Kuburan Sribatu Susut

Namun demikian, lanjut Dewa Oka, pemeriksaan intensif terus kami lakukan. Dan untuk perawatam langsung ditangani Dokter Spesialis Anak. Antibiotik masih akan diberikan hingga hari kelima. Diakui juga, selama masa perawatan bayi malang tersebut, banyak warga yang turut menjenguknya. Bahkan ada yang berminat untuk mengadopsinya.

“Ada seorang yang menghubungi saya menyampaikan minatnya mengadopsinya. Termasuk dari informasi di pelayanan juga ada katanya yang menyampaikan keinginan mengadopsinya,” ungkapnya.

Karena itu, lanjut Dewa Oka, pihaknya juga mengaku telah menjelaskan terkait mekanisme proses adopsi. Yang mana, jika nantinya Dokter Anak sudah memulangkan bayi tersebut, untuk rawat jalan, maka selanjutnya akan diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos).

Untuk pengajuan adopsi dilakukan melalui Dinas Sosial yang nantinya akan menyeleksi terkait yang berhak mengadopsi. Kemudian untuk pengadopsian ditetapkan melalui proses keputusan Pengadilan.

“Karena ini masih berhubungan dengan proses penyelidikan pihak Kepolisian, maka proses Adopsi harus ada surat penghentian penyelidikan dari Kepolisian terlebih dahulu”, kata Dirut RSUD Bangli menegaskan.

Baca Juga : Layanan Darurat, RSUD Bangli Siagakan 133 Petugas Medis di Hari Raya Nyepi

Disisi lain, hingga kini pihak Kepolisian masih berupaya melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi. Penelusuran dari CCTV dijalur-jalur yang diduga dilalui pelaku masih didalami. “Kami masih melakukan lidik, semoga saja, pelaku segera bisa kita ungkap,” ujar Kasi Humas Polres Bangli, AKP. Wayan Sarta.

Diketahui bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Ni Ketut Sudiakerti pada hari Selasa 6 Mei 2025 sekitar pukul 06.30 Wita tergeletak dilapak depan Kuburan Banjar Sribatu, Penglumbaran, Susut. Saat ditemukan kondisi bayi masih basah berlumuran darah.

Setelah menerima laporan dari warga kemudian Polsek Susut mendatangi lokasi penemuan bayi. Kemudian menghubungi Tim Medis Puskesmas 1 Susut guna melakukan pertolongan medis. Selanjutnya karena kondisi yang tidak memungkinkan bayi dirujuk ke RSUD Bangli. Bayi dengan bobot berat 3060 gr dan panjang 46 lk serta Plasenta masih utuh langsung ditangani Dokter Spesialis Anak RSUD Bangli. (IGS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *