Koordinasi Tiga Pilar Merespons Laporan Anak Hilang Dengan Guru SDN IV Tembok Dukuh

Surabaya, Persindonesia.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Gundih bersama Kasi Pemerintahan, guru SDN IV Tembok Dukuh, orang tua anak yang hilang, serta perangkat RT dan RW menggelar koordinasi terkait laporan kehilangan anak. Dalam pertemuan tersebut, informasi diperoleh dari teman-teman sekolah bahwa anak-anak yang dilaporkan hilang sering bermain dengan menumpang truk atau tronton menuju kawasan Tanjung Perak. Kebiasaan ini diketahui telah dilakukan sebanyak tiga kali.

Sekitar pukul 10.05 WIB, salah satu orang tua menerima telepon dari anggota keluarga yang mengabarkan bahwa keempat anak yang hilang sejak Selasa, 10 Desember 2024 pukul 13.20 WIB telah kembali. Setelah mendapat informasi ini, pihak terkait sepakat untuk menemui anak-anak guna memastikan kondisi fisik dan psikis mereka.

Pada pukul 10.15 WIB, anak-anak tersebut dikumpulkan di Balai RW 09 Kelurahan Gundih untuk memberikan keterangan terkait kronologi kejadian. Muhamad Alif Ramadhan mewakili teman-temannya menceritakan sebagai berikut:

Setelah meninggalkan rumah, mereka awalnya bermaksud berenang di kolam renang Kali Butuh. Namun, karena hujan deras di Jl. Patua, rencana tersebut batal.

Mereka kemudian berjalan kaki menuju perempatan Jl. Dupak-Demak. Keempat anak menumpang truk yang menuju Tanjung Perak, tetapi diturunkan di Kalianak. Dari Kalianak, mereka menumpang truk menuju Gresik.

Di Gresik, mereka melanjutkan perjalanan dengan menumpang truk lagi dan turun di Lamongan. Di Lamongan, saat malam tiba, mereka beristirahat di sebuah warung makan.

Rabu pagi, pemilik warung membantu mereka menumpang truk kembali ke Surabaya, namun mereka diturunkan di Sidoarjo. Dari Sidoarjo, mereka menumpang pikup hingga diturunkan di Sememi. Dari Sememi, mereka kembali menumpang pikap hingga sampai di Petemon. Selanjutnya, mereka berjalan kaki menuju Jl. Cepu, Kelurahan Gundih.

Identitas anak-anak yang sempat dilaporkan hilang:

1. Zaidan Respati Damaringati, 8 tahun, Islam, alamat: Margorukun IX/28
(ayah: Makhrus Hadi)

2. Muhamad Alif Ramadhan, 12 tahun, Islam, alamat: Jl. Margorukun 10/17 (ayah: Bahno)

3. Na’il Taufik Fisabilillah, 12 tahun, Islam, alamat: Jl. Margorukun X/09 (ayah: Moch Sunardi)

4. Cristian Januar Saputra, 14 tahun, Islam, alamat: Jl. Semarang No. 103 (ayah: Saiful Romaddon)

Pada pukul 11.47 WIB, keempat anak tersebut diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing dengan disaksikan oleh:

1. Bhabinkamtibmas Gundih
2. Kepala Sekolah SDN IV Tembok Dukuh
3. Kasi Pemerintahan Kelurahan Gundih
4. Ketua RT 06 dan RT 04, RW 09, Kelurahan Gundih

Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran bersama dalam mengawasi anak-anak serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

 

(Red-sam/timsby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *