Persindonesia.com Jembrana – Untuk mengurangi pasien yang dirujuk ke rumah sakit lainnya lantaran mengalami penyakit keras yang dialami oleh pasien anak-anak dan orang dewasa, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Negara meresmikan 2 pelayanan, yakni Klinik Rehabilitasi Medik dan Pelayanan PICU (Pediatric Intensif Care Unit).
Kedua pelayanan tersebut di resmikan langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Bunda PAUD Ny. Gusti Ketut Candrawati Tamba serta Kajari Jembrana Salomina Meyke Saliama, serta didampingi oleh Dirut RSUD Negara dr. Ni Putu Eka Indrawati.
Saat dikonfirmasi usai peresmian, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan untuk masyarakat Jembrana dan untuk mengurangi adanya rujukan ke rumah sakit luar Bali, pihaknya meresmikan 2 pelayanan yakni, Klinik Rehabilitasi Medik dan Pelayanan PICU.
Pemkab Jembrana Serahkan Hibah Kepada PGRI dan Dewan Pendidikan
“Sekarang kita sudah mempunyai ruang perawatan untuk bayi dan anak-anak, artinya bahwa kita sudah memberikan pelayanan terbaik. Memperhatiakan benar angka kelahiran, bagaimana bayi lahir bisa menjadi sehat dan pertumbuhannya juga menjadi bagus. Inilah salah satu tempat hari ini kita resmikan,” terangnya. Selasa (25/7/2023)
Menurutnya, kedua pelayanan tersebut bisa menunjang dan membantu masyarakat Jembrana agar tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lainnya. “Mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Jembrana bisa yakin bahwa, kita tidak perlu lagi melakukan mengeluarkan biaya sangat tinggi ke rumah sakit luar Jembrana untuk berobat, sekarang ruamah sakit kita sudah memadai,” ujarnya.
Sementara ditempat yang sama Dirut RSUD Negara dr. Ni Putu Eka Indrawati menambahkan, Untuk di pelayanan rehab medik, sudah mempunyai dokter khusus dan bisa melayani pasien BPJS. “Sekarang di klinik rehab medik berjalan dengan lancar, pasien terus berdatangan. Di klinik ini menangani pasien pasca struk, pasien pasca operasi tulang mereka bisa Fisioterapi maupun sakit kaki bisa dilakukan Fisioterapi disana,” bebernya.
Gubernur Koster Terima Dok.UU Prov Bali Dari Ketua Komisi II DPR RI
Sedangkan untuk pelayanan PICU, lanjut Eka, itu dikhususkan untuk melayani pasien anak-anak yang selama ini perawatan berbaur dengan pasien lainnya. “Kini kami buat ruangan perawatan intensif untuk anak-anak. Khususnya pasien pasca oprasi yang perlu perawatan intensif pasti kita rujuk, dari awal kita rujuk, bahkan saat operasi kita rujuk. Sekarang kita sudah mempunyai perawatan intensif bisa dirawat disini,” jelasnya.
Eka mengaku, dengan adanya pelayanan tersebut, selama ini bisa mengurangi rujukan sampai 20 orang sebulan, untuk anak-anak sudah berkurang sangat jauh berkisaran 5 sampai 6 pasien. “Sebelumnya kalau ada pasien dengan keadaan memburuk, memang penanganan agak kurang, karena pasien anak-anak maupuan orang dewasa bercampur, akan tetapi dengan adanya ruangan khusus perawatan intensif ini pelayanan menjadi sangat cepat ditangani,” pungksanya. Sur






