PersIndonesia.Com,Bangli- Dalam kurun waktu Januari hingga sampai pertengahan Juni 2025 atau pertengahan semester awal, jumlah pencari kerja di Kabupaten Bangli mencapai 375 orang. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangli, Ni Luh Ketut Wardani, Kamis, 17 Juli 2025.
Lanjut kata Wardani untuk di tahun 2024 yang lalu, jumlah pencari kartu kerja (kartu) kuning tercatat oleh pihaknya sebanyak 786 orang. Berkaca dari jumlah tahun 2024 tersebut, jumlah pencari kerja tahun 2025 kemungkinan akan bertambah dari yang tercatat sebesar 375 orang.
Baca Juga : Pemkab Bangli Gelar Rapat Persiapan Jelang Peluncuran Koperasi Merah Putih
“Kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah hingga akhir tahun 2025, seiring kelulusan tahun ini”, terang Kadis asal Banjar Sala Desa Abuan Susut ini.
Menurutnya, untuk sektor yang dicari oleh pekerja rata-rata di Pariwisata, seperti pesiar ataupun perhotelan. Sementara untuk PNS tergantung perekrutan dari Pemkab. Ia menegaskan kartu kuning (kartu pencari kerja) merupakan pendata pencari kerja. “Mau kerja di swasta ataupun Negeri tetap pastinya mencari kartu kuning”, jelas Wardani.
Untuk mefasilitasi pencari kerja, lanjut Wardani saat ini semua bisa diakses melalui Web (online). Dan jika terdapat kendala dalam mengakses, pihaknya siap membantu. Selain itu pihaknya juga menggelar Job Fair dengan mengundang penyedia kerja (agen) yang memiliki lowongan kerja.
Baca Juga : Kematian Ikan Membludak Pasca Semburan Belerang Merebak di Danau Batur
Untuk pelaksanaan Job Fair tersebut, pihaknya saat ini hanya bisa melakukan satu kali dalam setahun. Yang mana semetinya dilakukan setiap Triwulan (3 bulan) sekali. “Mengingat keterbatasan anggaran makanya, pelaksanaan saat ini setahun sekali. Karena mengundang leading sektor semua biaya kami yang keluarkan”, pungkasnya (*)






