PersIndonesia.Com,Bangli- Seorang lelaki bernama I Nengah Sukarma (46) asal Banjar Buungan, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli ditemukan tak bernyawa dikandang sapi miliknya, Selasa (28/5) sekira Pukul 06.00 Wita. Tak hanya mencengangkan kematian lelaki ini juga menggegerkan warga karena tergantung dengan seutas tali plastik biru.
Kapolsek Susut, AKP I Nyoman Sucipta saat dikonfirmasi Rabu (28/5) membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan setelah menerima laporan pukul 06.30 Wita pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian (TKP). Dari informasi yang berhasil terhimpun petugas menyebutkan kejadian berawal saat I Wayan Suparta (saksi 1) bangun dari tidur hendak membuka warung didatangi I Komang Adi Armada Yasa (saksi 2).
Baca Juga : Pelaku Pencurian Motor di Tembuku Berhasil Diringkus Polres Bangli di Gilimanuk
Kemudian Komang Adi Armada mengatakan bahwa sandal korban tidak ada di depan teras kamarnya. Mendengar hal itu, Suparta bergegas mencari korban diareal tegalan yang berjarak kurang lebih 200 meter di sebelah barat rumah. Sesampai diareal tegalan tepatnya dikandang sapi langkah Suparta terhenti karena terkejut mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali plastik biru dipalang bambu.
“Selanjutnya I Wayan Suparta bergegas menyampaikan apa yang dilihatnya kepada pihak keluarga dan juga melapor ke pihak Kepolisian”, terang AKP Sucipta.
Lebih lanjut kata Kapolsek dari hasil pemeriksaan luar oleh Tim Medis Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Tiga yang saat itu turut ke TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. Dan menurut keterangan dari pihak keluarga, diketahui jika korban sering mengeluh akan gantung diri akibat sakit asam lambung yang dideritanya.
Baca Juga : Simpan Sabu Dalam Bungkus Rokok, Bagas Setiawan dan Suharyono Dibekuk Polisi di Ubud
Bahkan saat ini korban tengah menjalani rawat jalan di RSUD Bangli serta masih tetap mengkon sumsi obat. “Dari hasil pemeriksaan Tim Medis dan keterangan pihak keluarga, kuat dugaan korban nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri”, ungkap AKP I Nyoman Sucipta.
Atas peristiwa yang terjadi tersebut, pihak keluarga menyatakan ikhlas dan menerima kematian korban sebagai musibah. (*)






