Denpasar (persindonesia.com) – Tokoh masyarakat dan anggota DPRD Kota Denpasar : I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T., biasa disapa Bli Mangde, bersama perangkat banjar lainnya mengajak masyarakat warga Banjar Binoh Kaja Bhakti Sosial membersihkan areal kawasan Kenangan Revolusi bukti perjuangan rakyat khususnya di Binoh yaitu sebuah goa bersejarah yang biasa disebut sebagai goa penyingkiran, terletak di Banjar Binoh Kaja Desa Ubung Kaja Denpasar utara. Minggu 6/11/2022.
Sebagaimana tema Hari Pahlawan Tahun 2022 “Pahlawanku Teladanku” Bli Mangde dan para prajuru Banjar Binoh Kaja beserta warga bergotong royong membersihkan kawasan peninggalan bersejarah yaitu sebuah goa yang biasa disebut Goa Penyingkiran ditepi tebing sebuah sungai sisih atau tukad Batu Lumbang. Yang kemudian dihari berikutnya senin 7/11/2022, ditempat yang sama Bli mangde memberikan Reward atau penghargaan tali kasih kepada segenap para pejuang-pejuang kebersihan lingkungan dan kesehatan diantaranya : Jumali, Kaliber, dan Jumantik yang telah berjuang dimasyarakat memberikan informasi tentang kebersihan lingkungan serta kesehatan.

Ditemui awak media Tokoh masyarakat anggota DPRD Kota Denpasar komisi II fraksi PDIP : I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T., menyatakan “Dengan nafas serta semangat hari Pahlawan selaras dengan tema Hari Pahlawan 2022 yaitu “Pahlawanku Teladanku” kita ditengah masyarakat bukan bentuk ceremonial yang kita kedepankan, namun bagaimana kontribusi kita ditengah tengah masyarakat seperti saat ini bergotong royong membersihkan kawasan Goa Perjuangan di Banjar Binoh Kaja dan pemberian penghargaan tali kasih kepada para pejuang kebersihan lingkungan serta kesehatan, Pada masa lalu kita berjuang
dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti: kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham paham radikal dan termasuk berjuang melawan dampak dari pandemi Covid-19
yang telah berlangsung selama lebih dari dua tahun. Melalui semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, bangsa Indonesia diharapkan dapat melaksanakan Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2022 dengan khidmat dan tidak kehilangan makna,bahkan dapat memberikan energi
tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta membantu sesama tanpa memandang sekat-sekat perbedaan”, ucap Bli Mangde.

Ditengah kegiatan Kelihan Adat Banjar Binoh Kaja : I Ketut Suwena, menjelaskan “Kegiatan Bhakti Sosial membersihkan lingkungan Banjar kami sebenarnya dilakukan setiap sebulan sekali di minggu pertama, namun kali ini difocuskan pada kebersihan kawasan Goa Penyingkiran yang terletak di sisi tebing sungai Sisih atau tukad Batu Lumbang yang merupakan bukti dari perjuangan rakyat Binoh pada masa perjuangan melawan penjajah, dan keberadaan Goa Penyingkiran ini sudah di kukuhkan oleh Pemerintah Kota Denpasar beserta dari Dinas Kebudayaan dengan sebuah Piagam Pengukuhan Warisan Benda bersejarah pada 14 Maret 2020” jelas Pak Kelihan.

Seorang tokoh masyarakat yang merupakan cucu seorang veteran pejuang kemerdekaan : I Made Luther mengungkapkan “Kita harus bangga dan menghormati para pejuang pejuang yang dengan tulus membela negara ini dari penindasan penjajah, dengan keberadaan Goa Penyingkiran ini adalah sebagai bukti kenangan bersejarah rakyat atau warga Denpasar saat itu, untuk itu mari kita bersama sama menjaga serta melestarikan peninggalan bersejarah ini, yang tentunya kami sangat membutuhkan support dari Pemerintah Kota serta Pusat dalam mengembangkan kawasan ini sebagai kawasan Wisata Budaya”, ucap cucu Veteran I Made Sekar.

Melalui Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2022 di tengah pandemi Covid-19, diharapkan masyarakat juga dapat turut berpartipasi dan menggaungkan
semangat dan nilai kepahlawanan dengan berbagai kegiatan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.
( Dudick )






