Manis Galungan, Obyek Wisata Gelar Mulai Rame Didatangi Masyarakat

Persindonesia.com Jembrana. Sempat sepi pengunjung selama pasca jembaran gantung Sungai Gelas putus akibat banjir bandang. Setelah diperbaiki bertepatan hari Manis Galungan Obyek wisata Kembali rame dikunjungi untuk berwisata dan mandi. Sebelumnya, setelah jembatan gantung putus, hampir setiap hari tidak ada yang berkunjung.

Pantauan awak media, terlihat mayarakat dari pagi mulai berdatangan, kebanyakan mereka datang bertujuan untuk mandi. Menurut informasi, masyarakat mulai rame datang pada hari Raya Galungan Rabu (4/2/2023) pada sore. Kamis (5/1/2023).

Img 0694

Polrestabes Surabaya Berhasil Amankan Terduga Pelaku Curanmor Berkat Bantuan Warga

Saat dikonfirmasi awak media Petugas Pemungut Karcis bernama I Komang Mudiasa mengatakan, masyarakat mulai datang kemarinn pada hari Raya Galungan saat usai sembahyang pada sore hari. “Setelah jembatan dibuka masyarakat mulai ada yang kesini untuk berwisata dan mandi. Lebih rame Galungan tahun lalu, dikarenakan ada musibah jadinya agak sedikit yang datang,” terangnya.

Ia melanjutkan, saat jembatan putus hampir tidak ada yang berkunjung, hanya ada beberapa yang datang dan balik lagi. “Sejak jembatan putus dan belum diperbaiki hampir tidak ada yang datang, hanya beberapa yang datang itu pun mereka langsung balik pulang dengan alasan trauma dengan banjir. Kami hanya dapat mungut sewa parkir hanya 2000 rupiah,” ucapnya.

Nasim Khan : Soal Pemilu Tertutup, PKB Tegas Menolak

Ditempat yang sama, petugas karcis lainnya bernama I Gusti Kade Sumadia menambahkan, saat jembatan akan mulai dibuka besoknya, sore hari hujan kembali lebat dihutan, mengakibatkan air sungai kembali besar. “Lagi sedikit saja mengenai jembatan baru, banjirnya lebih kecil lagi sedikit dari banjir sebelumnya yang sampai menghajutkan jembatan tersebut,” ungkapnya.

Dirinya berharap, mudah-mudahan tidak lagi banjir seperti 2 bulan yang lalu yang sampai menghayutkan jembatan. Jembatan juga sudah dinaikan lagi 30 cm sehingga tidak terkena banjir. “Banjir sebelumnya sampai melampui jembatan dan ada kayu juga hanyut dan tersangkut di jembatan mengakibatkan jembatan jebol,” katanya.

Balita Berkelamin Laki-laki Ditemukan Tewas Dalam Aliran Anak Kali Pondok Pucung Tangsel

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana atas respon cepat penanggulangan jembatan putus tersebut. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak bupati dan bapak wakil bupati sudah cepat merespon keberadaan jembatan putus. Hanya 2 bulan sejak musibah sudah diperbaiki, Ini sangat cepat, pengerjaannya juga cepat sekali tukangnya bekerja siang dan malam,” tandasnya. Vlo

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *