Kodam Jaya, Tangerang,Persindonesia.com – Mayor Inf Rohani, Danramil 02/Btc, Kodim 0506/Tgr menghadiri apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat lilin jaya tahun 2023. apel gelar pasukan bertempat di Lapangan apel Polres Kota Bandara Soekarno Hatta, Kamis (21/12/2023).
Apel gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Jaya 2023” dalam rangka kesiapan Pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di wilayah Hukum Polres Kota Bandara Soekarno Hatta.
Danramil 02/Btc Mayor Inf Rohani menjelaskan, dalam apel gelar pasukan di pimpinan oleh Kombes Pol Roberto G.M Pasaribu, S.IK, M.Si, Kapolres Kota Bandara Soekarno Hatta.
“Apel juga di hadiri Lettu Cpm Suseno, Danpos Pomad Basoeta, Capt. Yufridzon Gandoz Situmeang, Kaotban Basoeta, Hery Yuwono, Kepala Balai Karantina Ikan Basoeta, PJU PolresTa Basoeta dan Herbert, Manager Of Security Public Avsec PT Angkasapura II,” jelasnya.
Danramil juga menjelaskan untuk kekuatan pam, BKO TNI, 15 Personil, BAIS TNI, 5 Personi, PolresTa Basoeta, 100 Personil, Odban Wil 1 Basoeta, 3 Personil, Bea dan Cukai Basoeta, jml 3 Personil, Kanim Klas 1 Basoeta, jml 3 Personil, Balai Besar Karantina Pertanian Basoeta, jml 5 Personil, Balai Besar Karantina Ikan Basoeta, jml 3 Personil, Kantor Kesehatan Pelabuhan, jml 3 Personil, DKPPU Basoeta, jml 3 Personil, PKP-PK Basoeta, 5 Personil, Stasiun Meteorologi Kelas 1 Basoeta, 3 Personil 12. PT. Airnav Jatc, 3 Personil dan Stasiun KAI Basoeta, 3 personil dengan jumlah personil sebanyak 173 personil.
Dalam amanat Kapolri dibacakan oleh Kombes Pol Roberto G.M Pasaribu, S.IK, M.Si, Kapolres Kota Bandara Soekarno Hatta mengatakan, apel gelar Pasukan Operasi Lilin 2023 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
“Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi, sehingga diharapkan seluruh kegiatan pengamanan perayaan Natal 2023 serta Tahun Baru 2024 (Nataru) dapat berjalan dengan optimal,” ujarnya.
“Tahun Baru 2024 diperkirakan mencapai 107,63 juta orang,meningkat sebesar 143.65% atau 63,46 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, perayaan Nataru tahun ini juga bertepatan dengan masa kampanye Pemilu 2024 sehingga memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi,” tambahnya.






