Surabaya, Persindonesia.com – Pada hari Senin malam sekitar pukul 02.00 WIB, telah terjadi peristiwa kebobolan di sebuah sekolah Gundih yang berada di wilayah hukum Polsek Bubutan. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh petugas sekolah saat membuka ruang kantor Guru .pada pukul 03 .00 WIB. Ditemukan kondisi pintu dalam keadaan Terbuka dan beberapa barang inventaris sekolah berupa uang kotak amal Sekitar 7000 Ribu telah Rusak dan hilang. Atas kejadian tersebut, pihak sekolah segera melaporkan ke Polsek Bubutan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik andal Polsek Bubutan, Bripka Dany, segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP. Dalam proses penyelidikan, Bripka Dany melakukan pemeriksaan secara teliti, termasuk pengamanan TKP dan bersama innafis polrestabes surabaya pengumpulan keterangan saksi, serta pemeriksaan sidik jari yang ditemukan pada pintu, lemari, dan meja yang diduga disentuh oleh pelaku saat melakukan aksinya.
Dari hasil pemeriksaan awal masih proses hukum yang mencurigakan dan tidak dikenal oleh pihak sekolah. Sidik jari tersebut selanjutnya diamankan dan akan dilakukan pencocokan melalui database kepolisian guna mengungkap identitas pelaku. Saat ini, Bripka Dany bersama Tim Innafis Polrestabes dan Unit Reskrim Polsek Bubutan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku dan memastikan kasus kebobolan sekolah tersebut dapat segera terungkap sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
(Sam)






