Pabrik Tedung di Yeh Sumbul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Persindonesia.com Jembrana – Pabrik tedung milik CV. Bali Tedung Nusa Island yang beralamat di Banjar Pangkung Jelati, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana ludes terbakar pada Minggu, 27 Oktober 2024 sekira pukul 05.36 wita. akibatnya pabrik milik I Komang Yudi Arsana 43 Tahun mengalami kerugian kurang lebih 3 miliar.

Saat dikonfirmasi, Kasat Pol PP Jembrana I Made Leo Agus Jaya membenarkan kejadian tersebut, ia mengatakan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Waker pabrik saat sedang tidur di pabrik. “Menurut pengakuan waker, dirinya saat itu sedang tertidur di pabrik, sekira pukul 03.30 wita,ia dibangunkan oleh suara ledakan dan saat itu lampu seketika mati,” terangnya.

Dilaporkan ke Bawaslu, Ketua KPU Jembrana Terbukti Lakukan Pelanggaran Administrasi

Setelah mendengarkan suara ledakan, lanjut Leo, saksi tersebut langsung mengecek keadaan dalam pabrik dan menemukan api telah membakar mesin. “Sebelum membakar mesin, api sudah membakar kayu dan bamboo, bahan ini yang menyebabkan api cepat membesar,” jelasnya.

Setelah dihubungi waker, kata Leo, pemilik pabrik akhirnya datang ke lokasi untuk memadamkan api di bantu oleh warga sekitar. “Karena api semakin membesar pemilik pabrik menghubungi Damkar Jembrana. Dari pemilik pabrik kami mengetahui memang benar adanya pabrik kebakaran, sehingga kami mengerahkan 7 unit Damkar untuk mengatasi kejadian kebakaran tersebut,” jelasnya.

Warung Semana Wisata Kuliner Yang Makin Diminati

Lebih jelasnya Leo mengatakan, adapun barang yang ikut terbakar diantaranya kamar dan kantor Seluas 25 x 40 meter yang berisikan 18 unit mesin serut kayu dan bambu, tedung beserta kain, kulkas, AC, TV dan 4 unit komputer. “Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, akan tetapi kerugian diperkirakan kurang lebih tiga miliar. Untuk penyebab kebakaran, pihak kepolisian masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. TS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *