Pameran Produk Pertanian dan UMKM, Dinas Kesehatan Jembrana Bersinergi Dengan Pengusada Bali

Persindonesia.com Jembrana – Untuk memercepat penyembuhan pasien di rumah sakit maupun di puskesmas se Kabupaten Jembrana, Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana bersinergi dengan Pengobatan Usada Bali. Sinergitas ini sudah berjalan selama kurang lebih setahun.

Hari ini Dinas Kesehatan juga ikut melibatkan Pengusada Bali dalam Pameran Produk Pertanian dan UMKM Tingkat Provinsi Bali yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (IPAT) bertempat di Parkir Pemkab Jembrana. Rabu (24/11/2021).

Terkait Toilet Berbayar Di SPBU, Ketum LPPKI Angkat Bicara.

Kali ini di pameran tersebut  Dinas Kesehatan menyediakan layanan Akupresur sejenis terafi titi saraf. Pameran Produk Pertanian dan UMKM Tingkat Provinsi Bali tersebut berlangsung selama 3 hari yang menyediakan berbagai produk pertanian dan produk UMKM Jembrana.

Saat dikonfirmasi awak media persindonesia.com Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan, Hari ini Pemkab Jembrana melalui Dinas Kesehatan ikut pemaren ini dalam sinergitas pengobatan dengan usada bali. Di stand tersebut pihaknya mengedepannya pelayan akupresur. Layanan ini merupakan sebuah jenis akupuntur akan tetapi dalam metode akupresure kita menggunakan tekanan tangan pada titik-titik anatomi tubuh manusia  yang sering disebut terapi tangan.

Sopir Urung Tutup Ketapang, Pilih Tawaran Negosiasi ke Jakarta

“Layanan ini sudah ada di setiap puskesmas dan semua tenaga nakes sudah dilatih akupresure. Disamping itu selama 3 hari pameran ini kita gilir seluruh puskesmas se-Jembrana untuk menampilkan layanan yang kita sediakan.Disamping itu juga kita menyediakan 1 orang penyehat (pengobatan usada) yang memberikan ramuan disetiap puskesmas untuk ikut berjaga di stan kita,” terangnya.

Perlu diketahui, lanjut Oka, dinas kesehatan Kabupaten Jembrana bersinergi dengan pengusada di seluruh Jembrana yang sudah tercatat berjumlah 480 penyehat atau pengusada. Dalam hal ini penyehat mempergunakan metoda baik jenis keterampilan maupun dengan jenis ramuan yang sudah terbukti secara ilmiah penyembuhannya.

Dikotomi Masih Berlanjut, YPLP Kabupaten PGRI Badung Dorong Pemerintah Ajak Anak Bangsa Pilih Sekolah Vokasi

“Penyehat bukannya dukun yang berifat negatif, melainkan dukun penyehat dalam penyembuhkan penyakit dan sebagai pelengkap untuk melengkapi pengobatan medis. Jenis ketrampilan yang di tonjolkan oleh penyehat berupa jenis ketrampilan memijat dan penyehat memakai sarana ramuan tradisional. Disamping itu penyehat juga melakukan pengobatan hipnotrafi untuk mempercepat penyembuhan pasien,” uraiannya. (sb)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *