Persindonesia.Com, Bangli – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyerahkan paket bantuan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak bencana akibat cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu lalu.
Penyerahan bantuan yang dilakukan pada hari Senin (26/1/2026) menyasar lima Kepala Keluarga (KK) di beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Bangli. Dan bantuan diserahkan langsung kepada masing-masing warga yang terdampak.
Baca Juga : BPBD Bangli Serahkan Paket Bantuan Bagi Korban Terdampak Cuaca Ekstrim
Kepala Dinas (Kadis) Sosial, P3A Kabupaten Bangli, I Wayan Jimat mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Bangli terhadap warga yang terdampak bencana. Meskipun besaran dan jenis bantuan yang diberikan secara nilai mungkin terbilang kecil, paling tidak bantuan ini bisa meringankan beban warga dalam segi pangan (bahan kebutuhan pokok.
Secara rinci lima KK penerima bantuan yakni, I Nyoman Sedeng, alamat Banjar Serai, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut; I Wayan Siaba dari Banjar Tembuku Bakas dan Ketut Suryananda dari Banjar Penida Kelod, Desa/Kecamatan Tembuku; I Nyoman Nyepik dari Lingkungan Kubu, Kelurahan Kubu serta I Nengah Sucara, dari Banjar Masem Dwi Karya, Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani.
“Rata-rata bangunan rumah seperti dapur dan kamar mandi rusak akibat tertimpa pohon dampak angin kencang,” terangnya.
Sebelumnya, Kabid Kedarutan dan Logsitik BPBD dan Damkar Bangli, Agus Sutapa menyampaikan cuaca ekstrim berupa angin kencang telah menyebabkan terjadinya bencana pohon tumbang yang terjadi merata di empat Kecamatan yang ada di Kabupaten Bangli.
Baca Juga : Dua Ternak Warga Lumbuan Mati Akibat Tertimpa Pohon Tumbang, Kerugian Belasan Juta
Di mana berdasarkan laporan yang di terima, sebanyak 14 titik kejadian pohon tumbang telah terjadi, akibatnya beberapa bagunan tempat suci dan rumah warga rusak parah akibat diterjang angin kencang dan pohon tumbang serta arus lalin juga sempat tergangu.
“Tidak ada korban jiwa atas kejadian yang terjadi namun kerugian material yang di akbitkan ditafsir mencapai enam ratus juta lebih,” sebutnya.
Pihaknya memastikan kolaborasi dengan seluruh pihak terkait selalu siap siaga jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan akibat berbagai dampak bencana yang terjadi.(*)






