Penerapan Tri Hita Karana Dalam Proses Bisnis PLN UID Bali

Persindonesia.com – Mengutip dari ulasan berbagai sumber bahwa Tri Hita Karana (THK) berasal dari bahasa Sanskerta yang terbentuk dari tiga kata, yaitu Tri artinya tiga, Hita artinya kebahagiaan atau sejahtera, dan Karana artinya sebab atau penyebab. Secara lengkap falsafah Tri Hita Karana mengandung makna tiga penyebab kebahagiaan yang bersumber pada keharmonisan hubungan antara manusia dengan tuhannya, manusia dengan alam lingkungannya dan manusia dengan sesamanya.

Adapun tiga penyebab kebahagiaan yang terkandung dalam konsep Tri Hita Karana memiliki jangkauan dan makna yang luas. Namun setidaknya ada 3 hal yang bisa dijabarkan dalam konteks penerapan Tri Hita Karana dalam kehidupan masyarakat antara lain:

Bentrok Antara Warga dan Polisi, Polda Sulteng Angkat Bicara

Parhayangan, yaitu hubungan harmonis dengan Tuhan. Parhyangan menegaskan bahwa manusia diharapkan senantiasa menghaturkan sujud bakti kepada Tuhan, Sang Pencipta Alam Semesta beserta isinya.

Pawongan, yaitu hubungan harmonis dengan sesama manusia. Pawongan menekankan hubungan yang harmonis antarsesama manusia yang dapat diwujudkan dalam hubungan dalam keluarga, hubungan dalam persahabatan, maupun hubungan dalam pekerjaan.

Bupati Jembrana Lantik Panwascam se Kabupaten Jembrana

Palemahan, yaitu hubungan harmonis dengan alam lingkungan. Palemahan menekankan hubungan antara manusia dengan alam, mencangkup tumbuh-tumbuhan, binatang, dan lainnya.

Jika Parhayangan erat kaitan dengan penghambaan diri terhadap Tuhan yang mungkin sangat privasi bagi sebagian orang sedangkan Pawongan dan Palemahan justru sebaliknya menuntut keterbukaan diri terlibat dalam interaksi sosial dan lingkungan. Dalam dunia bisnis, Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam menjalankan operasionalnya juga menerapkan falsafah Tri Hita Karana. Bahkan dalam misi PLN tertuang orientasi yang tidak hanya mengedepankan keuntungan dan kepuasan pelanggan saja. PLN juga berkomitmen menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, mengupayakan tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi dan menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan. Misi itu menjadi navigasi semua unit PLN di seluruh Indonesia. Tentunya PLN UID Bali juga. Harmoni hubungan timbal balik yang sudah berjalan khususnya PLN UID Bali dan lingkungan sekitar salah satunya dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) atau program tanggungjawab sosial lingkungan (TJSL). Berikut program CSR yang sudah dilaksanakan PLN UID Bali selama periode 2021-2022 diantaranya.

Lurah Petemon Memantau Normalisasi Saluran Air, Temukan Sesuatu Bikin Tercengang

Beasiswa PLN Pintar. Program pemberian bantuan biaya pendidikan kepada siswa dengan kriteria yg ditetapkan serta menjadikan siswa tersebut sebagai Duta PLN yang mensosialisasikan program-program PLN di Media Sosial. Digitalisasi Pendidikan. Program pemberian bantuan ke Instansi pendidikan, sekolah maupun universitas berupa pengadaan literasi  perpustakaan digital ataupun pelatihan/workshop digital marketing kepada siswa/mahasiswa

Program Teknologi Informasi Komunikasi (TIK). Program pemberian bantuan pendidikan ke pihak sekolah seperti komputer, laptop dan internet dalam rangka peningkatan sarana dan prasarana. Pengembangan Sekolah Informal. Program pemberian bantuan peningkatan sarana prasarana fasilitas, literasi dan pelatihan kepada sekolah informal.

Polres Jembrana dan BPOM Temukan Ratusan Obat Sirup

Pemberdayaan Kawasan Wisata. Program pemberian bantuan sarana prasarana kawasan wisata, pelatihan pengembangan UMKM di kawasan wisata maupun sertifikasi UMKM. Pemberdayaan Kaum Rentan Disabilitas. Program pemberian bantuan kepada kelompok UMKM difabel untuk kesetaraan agar dapat beradaptasi dengan perkembangan.

Electrifiying Agriculture. Program pemberian bantuan pemberdayaan kelompok tani dengan teknologi kelistrikan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Program Listrik Gratis. Program pemberian bantuan pemberian listrik kepada masyarakat tidak mampu yang terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Gara Gara Satu HP, Mengakibatkan Empat Orang Masuk Penjara

Dengan banyaknya ragam program CSR diatas tidak berlebihan jika PLN UID Bali meraih penghargaan Platinum pada ajang Penganugrahan BUMN CSR Award Provinsi Bali yang diselenggarakan oleh Forum BUMN CSR Award akhir tahun 2021 lalu. Semoga program CSR yang diberikan PLN UID Bali terus berkesinambungan dan bermanfaat untuk menciptakan value dan harmoni dengan lingkungan sekitar.

 

Penulis,

Lutfi Abdilah

Mahasiswa S2 Ilmu Manajemen Undiksha

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *