BONDOWOSO, Persindonesia.com – OPINI – Tantangan berat bagi Pemkab Bondowoso di masa efisiensi anggaran ini. Peringatan HUT Kemerdekaan RI, utamanya kegiatan seremonial kenegaraan yang bersifat wajib, yang harus tetap dilaksanakan dengan semeriah mungkin.
Salah satu agenda rutin (wajib,red) adalah Upacara Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI. Menariknya, ada yang berbeda dalam pelaksanaan upacara tersebut di tahun ini.
Pemkab Bondowoso mengundang sejumlah mantan kepala daerah untuk menghadiri upacara ini. Mengutip undangan yang beredar, ada 3 mantan bupati yang diundang, yaitu KH.SALWA ARIFIN, H. AMIN SAID HUSNI, dan Drs. BAMBANG SORKWANTO, MM.
Momen spesial ini menarik minat masyarakat Bondowoso. Jiwa nasionalisme para mantan Bupati ini di uji. Selain itu, kehadiran mereka tentu membuktikan kecintaan terhadap kabupaten Bondowoso tercinta ini.
Berkumpulnya para mantan bupati dengan bupati Bondowoso saat ini (Ra Hamid, red) tentu akan membawa kesejukan tersendiri bagi Bondowoso. Guyub dan rukunnya para mantan bupati dengan bupati saat ini (Ra Hamid) tentu akan berdampak positif.
Ketuk tular pengalaman para mantan bupati juga bisa menjadi referensi bagi Ra Hamid dalam mengambil kebijakan yang baik di Bondowoso. Karena bagaimanapun juga, pengalaman adalah guru terbaik, bahkan bagi seorang bupati sekalipun.
Tinggal kita tunggu, berkenan kah para mantan bupati memenuhi undangan tersebut. Sebagai bentuk nasionalisme dan kecintaan terhadap kabupaten Bondowoso…
(Geng)






