Peringati Maulid Nabi, Jember Pecahkan Rekor Muri dengan 500 Ancak Agung.

Persindonesia Jember – Ribuan warga memadati Alun-alun Jember Nusantara untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar meriah pada Rabu, 24/9/2025.

Acara ini sekaligus menjadi momentum bersejarah dengan digelarnya Kirab Budaya Ancak Agung yang menampilkan 500 ancak, memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Kegiatan spektakuler ini diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Jember dengan mengusung tema “Melestarikan Tradisi, Menguatkan Ukhuwah, Mengangkat Marwah Jember.” Acara dimulai dari depan gerai KFC Jember dan berakhir di Alun-alun Jember Nusantara, melibatkan ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., turut hadir dan memberikan sambutan yang penuh semangat. Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam membangun Jember ke arah yang lebih baik.

“Semangat guyub dan kebersamaan inilah yang harus terus kita pelihara. Tradisi seperti ini bukan sekadar perayaan, tapi juga simbol kekuatan budaya kita,” ujarnya.

Acara ini juga dihadiri oleh seluruh pimpinan OPD, perwakilan sekolah, UPT Puskesmas, dan masyarakat umum. Secara khusus, Camat Patrang, Ajib, S.IP., memberikan arahan kepada jajarannya untuk ikut serta secara aktif dan maksimal dalam kegiatan ini.

“Kirab Ancak Agung ini harus kita persiapkan sebaik mungkin. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah kabupaten Jember” ungkapnya.

Keberhasilan acara ini bukan hanya soal jumlah ancak yang memecahkan rekor, tetapi juga memperlihatkan semangat gotong royong dan kecintaan masyarakat terhadap budaya dan tradisi lokal.

Dengan pemecahan rekor ini, Jember tidak hanya mengukir sejarah baru, namun juga mempertegas posisinya sebagai kabupaten yang kaya akan budaya dan semangat kebersamaan.

Acara kemudian ditutup dengan do’a bersama, kemudian masyarakat yang hadir menyaksikan acara diperkenankan untuk berebut berbagai macam buah dan sayuran yang ada, sebelum kemudian semua secara tertib membubarkan diri.

Acara kemudian akan berlanjut dimalam hari nya dengan agenda sholawat dan ceramah agama dari KH. Kholil As’ad Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo Situbondo.

(lsngbg)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *