Polisi Tuntaskan Permasalahan Pengerusakan Mobil di Catur Kintamani Yang Viral di Medsos

Persindonesia.com, Bangli – Sebuah postingan terkait pengerusakan mobil yang terjadi di Jalan Raya Catur Kintamani, Bangli viral terunggah dalam acount Media Sosial (Medsos) Facebook @Gede Arsa Bali Driver . Unggahan tersebut sontak memantik keresahan dan persepsi negatif di kalangan masyarakat.

Menindaklanjuti hal tersebut, Unit Reskrim Polsek Kintamani bergerak cepat melakukan penyelidikan dan membuat klarifikasi dengan memanggil kedua belah pihak antara korban (pengunggah) dan pelaku.

Baca Juga : Rem Blong, Mobil Pajero Terperosok ke Jurang di Kedisan Kintamani

Kanit Reskrim Polsek Kintamani, IPTU I Ketut Sudarsana mengatakan terkait peristiwa yang diposting pada Kamis (27/11/2025) tersebut tidak sepenuhnya sesuai fakta di lapangan. Saat kejadian, wilayah Kintamani tengah dilanda hujan deras disertai kabut tebal, sehingga jarak pandang pengendara terbatas.

Setelah dilakukan klarifikasi, kedua belah pihak sepakat menyatakan peristiwa yang terjadi murni kesalahpahaman (tidak ada unsur kesengajaan). Dan semua telah diselesaikan dengan kekeluargaan.

“Kedua belah pihak telah bersepakat menyelesaikan permasalahan dengan membuat surat pernyataan. Pelaku juga mengganti biaya mobil korban yang dirusak sebesar Rp. 500 ribu”, ujarnya dikonfirmasi, Minggu (30/11/2025).

Kata Sudarsana, kondisi ekstrim acap kali memicu miss komunikasi (kesalahpahaman) antar pengguna jalan. “Oleh karenanya, kami harap masyarakat tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan berkendara”, ucap Kanit Reskrim Polsek Kintamani.

Baca Juga : Tiga Warga Pengejaran Kintamani Diamankan Polisi Gegara Lakukan Pengerusakan Hutan

Sementara itu, Kapolsek Kintamani, KOMPOL Dwi Puja Rimbawa mengatakan, pihaknya mengapresiasi penyelesaian yang dilakukan kedua pihak secara kooperatif. Lanjut kata Kapolsek, pihaknya berkomitmen untuk terus merespon secara cepat setiap laporan masyarakat, termasuk isu yang berkembang di media sosial.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukum Kintamani”, tegasnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam memposting, berkomentar atau berbagi informasi. “Kami mengajak masyarakat untuk tidak buru-buru menyimpulkan suatu kejadian. Cermati terlebih dahulu informasi sebelum diunggah (diposting) agar tidak menimbulkan keresahan”, tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *