Persindonesia.com Jakarta Dispen. Lanmar Jakarta. Prajurit dan PNS Lanmar Jakarta “Bhakti Tanpa Pamrih, Serve With Proud” mengikuti sosialisasi Program dari ASABRI di Gedung Gada Kesatrian Hartono Marinir Cilandak Jakarta Selatan. Kamis, (21/09/2023)
Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI), Perusahaan Milik Negara ini bergerak dalam bidang asuransi dan jaminan pensiun bagi para anggota TNI dan Polri yang tak jarang bertugas dengan resiko yang sangat tinggi.
Pada acara sosialisasi program ASABRI ini diawali dengan sambutan dari Aspers Dankormar Kolonel Marinir Arif Handono, S.A.P., M.A.P., yang diwakili oleh Kasubdis Bintal Disminpers Kormar Letkol Laut (KH) Syukriadinata, S.Ag., yang menyampaikan bahwa peserta ASABRI adalah TNI-Polri dan ASN agar di simak dan dimengerti hak-hak yang bisa kita ambil, ketika peserta ASABRI masih aktif sedang melaksanakan tugas baik di dalam ataupun di luar negeri.
Disampaikan pula dalam sambutan oleh Kepala kantor Cabang ASABRI daerah Jakarta Kolonel Laut (KH) (Purn) Syukria Dinata, S.T., ketika kita akan pensiun akan mendapat Tabungan Hari Tua (THT), dimana pada saat pertama kali di lantik gaji akan langsung terpotong, manfaat dari Program ASABRI sebagai berikut :
Jika prajurit TNI/Polri dan ASN mengalami meninggal dunia maka Untuk meninggal dunia ada 3 kategori yang pertama Meninggal biasa dimana Prajurit Atau ASN yang meninggal dengan kategori ini akan di berikan Santunan kematian untuk Perwira Tentara Nasional Indonesia dan ASN Sebesar Rp. 30.000.000, Bintara, Tamtama Tentara Nasional dan ASN setara Rp. 27.500.000 dan bantuan beasiswa 1 anak Rp. 15 juta (paling banyak Rp. 30 Juta), yang kedua kategori meninggal Tewas Prajurit dan PNS Kemhan yang meninggal dunia dalam melaksanakan tugas Tentara
Nasional Indonesia atau dalam keadaan lain
yang berhubungan langsung dengan dinas di dalam atau di luar negeri akan diberikan Santunan Sebesar Rp. 350.000.000 dan bantuan beasiswa 1 anak Sebesar Rp.30.000.000 paling banyak 2 orang anak Rp. 60.000.000 dan Meninggal Gugur akan di berikan Santunan 450.000.000 dan biaya beasiswa anak yang ditinggalkan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lanmar Jakarta.






