Persindonesia.com Jembrana – Sejak diberlakukanya lockdown dibeberapa wilayah di Indonesia terkat dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), beberapa pengusaha ternak nekat mengirim ternaknya ke luar Bali, akan tetapi petugas berhasil menggagalkan pengiriman tersebut. Seperti halnya kejadian sekira pukul 24.00 wita di Pelabuhan Gilimanuk, 2 truk pengangkut ternak babi berhasil diamankan di Pelabuhan Gilimanuk. Minggu (24/7/2022).
Penanggungjawab Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk I Nyoman Ludra saat dikonfirmasi awak media via telpone membenarkan penyetopan pengiriman ternak tersebut. “Berkat informasi dari warga diketahui ada 2 buah truk yang mengangkut ternak babi dari arah timur. Saat sampai di Pelabuhan Gilimanuk kami berhasik mengehentikan 2 truk tersebut,” ujarnya.
Usai Sudah Pelarian Warga Bondowoso, Kabur 4 Tahun Usai Gondol Uang Ratusan Juta, Berhasil Dibekuk
Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 24.00 wita dini hari, lanjut Ludra, setelah dicek kebenarannya, memang benar 2 kendaraan truk tersebut penuh mengangkut ternak babi. “Setelah kita cek dan hitung sesuai dengan surat pengiriman, sebanyak 160 ekor babi akan dibawa ke luar Bali, setiap teruk mengangkut 60 ekor babi, saat ditanya ternak akan dikirim ke Jakarta,” terangnya.
Ternak babi yang akan dikirim ke Jakarta, imbuh Ludra, berasal dari daerah Gianyar Tegalalang dan Payangan. “Ya dikarenakan situasi masih merebaknya PMK kita kembalikan lagi ke daerah asalnya. Untuk sementara pengiriman ternak antar pulau dihentikan, untuk mencegah situasi semakin memburuk,” tutupnya. Vlo






