Gresik, Persindonesia – Yayasan Baitul Yatim kedanyang, memperingati PHBI 10 Muharram 1445 H, dengan pengisi acara Agus Muhammad Iqdam kholid atau dikenal Gus Iqdam pendiri majelis Ta’lim Sabiluh Taubah Blitar Jawa Timur di Lapangan Sri Waringin Kedanyang Kebomas Gresik, Minggu(30/7).
Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan Baitul Yatim yang diketuai Bapak Suliadi Basuki, dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) 10 Muharram 1445 H / 2023 M.
Selain pengajian umum, ada penyerahan hadiah Festival Al Banjari yang dimenangkan oleh Group Al Banjari Secangkir Sholawat dari Sidoarjo dan Santunan anak yatim piatu.
” Kami mengundang Gus Iqdam ini sejak 5 bulan lalu, sebelum beliau setenar saat ini, mudah – mudahan malam ini beliau hadir dengan membawa semangat yang baik khususnya di desa kedanyang kebomas gresik dan mudah – mudahan acara ini juga bisa dihadiri Bapak Bupati Gresik ” keterangan Bapak Ach. Mustofa Kepala Desa Kedanyang.
Dalam sambutanya ketua pelaksana Feri Nanda Abdillah dengan bangga dan bersyukur, menyampaikan ” Acara pada malam hari ini di Desa Kedanyang, menjadi yang pertama kali dikabupaten Gresik yang dihadiri Gus Iqdam dan terima kasih kepada seluruh jamaah yang hadir ”
Gus Iqdam yg terkenal dengan istilah ” Dekengan Pusat, ST nyell, Wonge Teko ” menjadi magnet kedatangan para jamaah dari masyarakat sekitar maupun dari berbagai kota lainya seperti Sidoarjo, Surabaya, Lamongan, Bojonegoro bahkan Jombang.
Para jamaah terpantau mulai berdatangan mulai pukul 16.00 WIB berangsur – angsur memadati lapangan sri waringin, jamaah yang hadir diperkirakan ribuan orang, membuat suasana sesak padat seperti lautan manusia.
Mereka datang lebih awal untuk mendapatkan tempat yang dekat dengan panggung, sehingga bisa melihat Gus Iqdam dari dekat.
Seperti penuturan salah satu jamaah yang ditanya Gus Iqdam dari atas panggung, Mbak Endah dari Leran Manyar Gresik, meski hamil 4 bulan tetap antusias untuk hadir.
” Saya datang dari jam 16.00 wib Gus, mencari tempat yang dekat panggung, supaya bisa melihat sampean langsung, karena tidak punya orang dalam ” ungkapnya, sontak jawaban mbak endah membuat Gus Iqdam dan jamaah tertawa.
Para jamaah yang tidak mendapatkan tempat dilapangan, beberapa jamaah memilih naik ke atas gedung sekolah dan duduk di area persawahan yang berdekatan dengan lokasi acara. Meski demikian acara berjalan lancar, meriah dan khidmad.
Serangkaian acara PHBI Yayasan Baitul Yatim selesai pukul 23.30 WIB, jamaah meninggalkan tempat acara dengan tertib.
(Dien MPI Gresik)






