Ribuan Pemedek Padati Salah Satu Pura Pande Terbesar di Bali

Puncak karya pujawali di Pura Penataran Pande Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, dipadati oleh pemedek dari berbagai daerah di Bali

Persindonesia.com Buleleng – Ribuan warga pande dari penjuru Bali memadati puncak karya pujawali di Pura Penataran Pande Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng bertepatan pada Purnama Kasa. Upacara yang laksanakan oleh Maha Semaya Warga Pande (MSWP) Propinsi Bali/Pusat.

Pura Penataran Tamblingan merupakan salah satu dari tiga pura besar warga pande di Bali yang menjadi tanggung jawab Maha Semaya Propinsi/Pusat selain Pura Penataran Pande Besakih dan Pura Penataran Pande Batur.

Festival Seni Nasyid/Qasidah Asahan Sumut

Dok, Istimewa
Dok, Istimewa

Puncak karya pujawali di Pura Penataran Pande Tamblingan dipuput oleh Ida Sire Mpu dari Griya Taman Urat Mara Marga, Tabanan, Ida Sire Mpu Dharma Adyana dari Griya Beratan Samiaji, Buleleng, Ida Sire Mpu Dharma Kerti dari Griya Sawan, Buleleng dan Ida Sire Mpu Galuh Santika Putri dari Griya Pande Taman Tigaron, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

Selanjutnya selama enam hari berikutnya, secara berturut-turut bergiliran akan diadakan bhakti penganyar oleh Maha Semaya Warga Pande dari Kabupaten/Kota diluar pengempon.

Ditreskrimum Polda Jatim bersama Tim Inafis dan Satreskrim Polres Batu Lakukan Olah TKP Sekolah SPI Kota Batu

Saat dikonfirmasi awak media, Ketua MSWP Propinsi Bali/Pusat Pande Nyoman Wahyu Suteja ditemui usai persembahyangan mengatakan pelaksanaan puncak karya pujawali di Pura Penataran Pande Tamblingan dipuput empat orang sulinggih.

“Keempatnya berasal dari tiga kabupaten yang diberikan tanggung jawab mengempon pura ini yakni Kabupaten Tabanan, Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Jembrana (Taburana). Maha Semaya Tabanan, Buleleng dan Jembrana menjadi pengempon. Pujawali dilaksanakan setahun sekali yang jatuh pada purnama kasa. Ini merupakan yang pertamakali pasca pandemi covid-19,” ujarnya. Rabu (13/7/2022).

Tiga Pengguna Sabu-Sabu Asal Madura di Amankan Polsek Tambaksari

Suteja melanjutkan, rangkaian pujawali tidak berhenti saat puncak karya saja. Pujawali di Pura Penataran Pande Tamblingan nantinya akan berlangsung selama enam hari kedepan. Untuk Penyineban karya sampai pada hari Selasa (19/7/2022) mendatang.

“Jadi semeton pande yang belum sempat hadir hari ini, masih ada waktu dan bisa menyesuaikan dengan jadwal penganyar di Maha Semaya masing-masing kabupaten selain Taburana selaku pengempon,” terangnya.

Polisi Tetapkan Tersangka Oknum Guru Ngaji di Mojokerto Pelaku Pencabulan Terhadap Anak

Wahyu Suteja sangat mengapresiasi antusiasme semeton yang hadir saat puncak karya hari ini. Ribuan semeton pande yang hadir pagi itu disebutnya sebagai bukti semangat bhakti kepada leluhur sesuai dengan bhisama pande.

“Kesadaran semeton pande akan bhisama leluhur semakin baik. Hari ini saya menyaksikan langsung ribuan semeton hadir dengan penuh sukacita melakukan persembahyangan di Pura Penataran Pande Tamblingan ini,” bebernya. (***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *