Denpasar, persindonesia.com – Guna untuk memperoleh gelar Sarjana Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana, Ida Bagus Adi Dharmika seorang mahasiswa Sospol Universitas Udayana angkatan 2017, mengangkat salam “Gotong Royong” sebagai kajian penelitian sebuah skripsi, yang menjadi instrumen kemenangan (Bli Mangde) I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T., dalam Pemilihan Legislatif Th.2019.

Ketika dikonfirmasi oleh media, Ida Bagus Adi Dharmika menjelaskan “Sudah banyak anggota dewan yang terpilih menggunakan strateginya masing-masing, saya fokus di komunikasi politik bagaimana para calon anggota legislatif khususnya Pak Mangde menggunakan strategi komunikasi kepada masyarakat Denpasar Utara sebagai daerah pemilihannya dengan konsep gotong royongnya, sebagaimana kita ketahui gotong royong ini merupakan hubungan antar sesama manusia saling tolong menolong saling bantu membantu, sehingga dengan konsep ini Pak Mangde mengajak masyarakat untuk mendukung dalam pemilihannya. Jadi inti dari skripsi saya ini adalah bagaimana strategi komunikasi politik salam ” Gotong Royong ini menjadi instrumen kemenangan dalam Pileg kota Denpasar tahun 2019 kemarin yang dimana dengan strategi salam goyong royong ini masyarakat ikut membantu Pak Mangde serta dari tim gotong royong dan relawan Mangde membantu bahu membahu memenangkan I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T., sehingga masyarakat memberikan hak suaranya kepada Pak Mangde dalam periode 2019/2024 yang memperoleh 4.145 suara, dengan suara tertinggi di daerah Ubung Kaja” jelas Gus Adi.

Dihubungi pihak media secara terpisah Dosen Pembimbing skripsi : Gede Indra Pramana, S.IP., M.A., mengungkapkan “Skripsi dari Ida Bagus Adi Dharmika berhasil menunjukkan bahwa kampanye yang efektif kemudian ditopang oleh kerja-kerja organisasi yang solid menjadi kunci kemenangan calon legislatif, hal ini ditunjukkan dengan perolehan suara yang besar, bahkan menjadi calon suara terbanyak di daerah pemilihan Denpasar Utara, menunjukkan bahwa efektifitas kampanye dari solidaritas kemenangan serta tim gotong royong, berhasil dalam meraup suara yang kemudian mendudukkan menjadi calon anggota legislatif, dan hal berikutnya tentu penting untuk mengawal perolehan suara ini dan memastikan bahwa program-programnya menjadi ujung tombak dari anggota legislatif ini dan kemudian kena serta sampai pada sasarannya dan berdampak langsung, dan juga kemudian memperbesar kemungkinan untuk terpilih sebagai incumbent pemilihan berikutnya, jadi jika disimpulkan bagaimana kemudian Ida Bagus Adi Dharmika ini berhasil membuka realitas politik di Denpasar melalui strategi dan kemudian hubungan kampanye efektif dari calon legislatif yang berhasil melalui salam “Gotong Royong”. Dan program-program seperti pembinaan sepak bola, kelas bahasa inggris gratis, warung gotong royong yang jika berhasil direifikasi dan menjangkau khalayak lebih luas bukan tidak mungkin akan menjadi modal yang besar untuk kemudian memastikan bahwa dampak nyata dirasakan oleh para pemilih ketika seorang wakil rakyat berhasil duduk dan menyampaikan programnya dengan baik dan lagi-lagi kemudian pemilih didaerah pemilihnya merasakan langsung dampaknya dan tentunya juga konsistensi menjadi hal yang penting kedepannya, dan saya kira sangat menarik tentang salam” Gotong Royong” ini yang kemudian menjadi benang merah yang menjalin dan berhasil mendulang suara yang besar, dan Gus Adi berhasil menunjukkan hal itu” ungkap Pak Dosen.

Anggota DPRD Kota Denpasar komisi II fraksi PDIP : I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T., akrab di sapa Bli Mangde, disambangi media menyatakan “Pertama kita sangat berterimakasih kepada Gus Adi, yang sudah mengangkat salam “Gotong Royong” ini menjadi sebuah kajian penelitian skripsinya, yang mana konsep awal bermula dari pikiran saya sendiri, tahu dimana kelemahan kita, kelebihan kita, peluang kita, ancaman dan tantangan kita. Cuma terkadang masyarakat banyak yang sudah meremehkan nilai nilai gotong royong dan individual sudah semakin tinggi, nah bermula dari situlah bagaimana kita menyingkapi, karena inikan dunia peperangan yang dimana kita perlu strategi dan brand untuk itu. Dengan pola gotong royong ini artinya ketika suatu usaha yang kita kerjakan secara bersama-sama dan bersungguh-sungguh kita harapkan beban yang ada dipundak kita itu bisa tersalurkan ke taman-teman, dari yang awalnya beban itu berat setelah kita bagi akan menjadi ringan. Jangan sampai gotong royong itu pada saat kita kerja saja, ketika ada hasil kita diam itu akan dinilai oleh masyarakat” ucap Bli Mangde.

Di uji secara virtual pada hari senin 19 Desember 2022, dengan Dosen penguji : Ketua Penguji : Dr. Piers Andreas Noak,S.H.,M.Si., Anggota Penguji 1 : Gede Indra Pramana, S.IP., M.A., Anggota Penguji 2 : Ni Wayan Radita Novi Puspita Sari,S.S.,M.A.,M.Phil., Anggota Penguji 3 : Dr. Tedi Erviantono,S.IP.,M.Si., Anggota Penguji 4 : Efatha Filomeno Borromeu Duarte,S.IP.,M.Sos., Ida Bagus Adi Dharmika yang lahir di Denpasar 16 Juni 1999 tersebut akan di Wisuda pada bulan Pebruari 2023 di Rektorat Kampus Udayana Jimbaran.
( Dudick )






