Persindonesia.com Jembrana – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) penegakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di fasilitas umum dan fasilitas kesehatan. Kali ini, Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) dan Trantib menyasar Puskesmas I Negara dan Puskesmas II Negara, Kamis (29/1).
Dalam sidak tersebut, petugas menemukan sejumlah puntung rokok berserakan di pojok bangunan area Puskesmas II Negara. Temuan ini menunjukkan masih adanya pelanggaran terhadap aturan KTR di lingkungan fasilitas kesehatan.
Kasatpol PP Jembrana, I Ketut Eko Susila Arta Permana, mengatakan kegiatan ini merupakan lanjutan dari pengawasan dan pembinaan kepada masyarakat sebagai upaya penegakan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok.
LANSIA BADUNG Kini Saatnya Bernyanyi Don’t Worry Be Happy
“Dari hasil kegiatan hari ini, kami menemukan beberapa puntung rokok di area Puskesmas II Negara. Kegiatan ini dilakukan untuk pengawasan dan pembinaan agar masyarakat yang berkunjung ke fasilitas kesehatan tidak merokok di area tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas I Negara, Kepala Puskesmas II Negara, serta petugas keamanan di masing-masing puskesmas. “Koordinasi dilakukan untuk memperkuat pengawasan sekaligus mengimbau seluruh pengunjung, tenaga kesehatan, dan karyawan agar tidak merokok di lingkungan puskesmas,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan surat pernyataan kepada petugas keamanan Puskesmas II Negara sebagai bentuk penguatan pengawasan di wilayah kerja mereka. “Kami minta petugas keamanan lebih sigap dalam menjaga area puskesmas agar tidak kembali ditemukan pengunjung yang merokok,” tegasnya.
Diduga Api Dupa Picu Kebakaran, Rumah Bantuan di Jembrana Ludes Dilalap Si Jago Merah
Selain penegakan aturan, imbuh Eko, petugas diharuskan turut memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya merokok bagi kesehatan, termasuk dampak buruk asap rokok bagi perokok pasif. “Kami sudah meminta petugas keamanan di masing-masing faslitas kesehatan untuk ikut memberikan edukasi kepada warga yang berkunjung,” pungkasnya. Ts






