Sedimentasi Parah Ancam Irigasi, Bendung Manusari Gilir Memprihatinkan

Persindonesia.com Jembrana – Kondisi Bendung Manusari Gilir di Banjar Pangkung Tanah Kangin, Desa/Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, kian memprihatinkan. Endapan lumpur dan tumpukan sampah memenuhi areal bendung, menyebabkan pendangkalan yang signifikan akibat sedimentasi. Hal ini berdampak langsung pada berkurangnya volume tampungan air bendungan, yang merupakan sumber utama pengairan sawah bagi warga Desa Melaya.

Sejumlah petani setempat menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Mereka menilai normalisasi bendung perlu dilakukan secara berkala agar fungsi bendungan sebagai penyuplai air tetap optimal, serta mencegah potensi banjir yang dapat merugikan lahan pertanian mereka.

Tolak GRIB di Bali, Gubernur Koster Ingatkan Pakta Integritas, Ormas Bisa Dibubarkan dan Pengurus Dipidana

Merespons kondisi itu, anggota TNI dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1617-03/Melaya bersama masyarakat Subak Manusari Gilir menggelar kegiatan karya bakti pada Sabtu (10/5/2025). Aksi gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan endapan lumpur dan sampah yang menghambat aliran air.

Danramil Melaya, Kapten Inf I Ketut Widiana, saat dikonfirmasi, membenarkan keterlibatan pihaknya dalam upaya normalisasi bendung tersebut.

“Kami melakukan karya bakti untuk membersihkan lumpur, sampah, dan tumbuhan liar yang menghambat fungsi bendungan. Selain itu, kami juga memperbaiki saluran irigasi guna memastikan distribusi air berjalan lancar dan merata ke seluruh area persawahan,” jelasnya.

Kerinduan di Balik Kepergian, Keluarga di Jembrana Menanti Kepulangan Sang Putra dari Polandia

Ia menambahkan, pembersihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bendung, tetapi juga untuk meminimalisir risiko banjir. Dengan sistem irigasi yang kembali berfungsi optimal, diharapkan produktivitas pertanian meningkat dan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat Desa Melaya. Ts

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *