Bangli,PersIndonesia.Com- Sebanyak empat (4) Kecamatan yang ada di Kabupaten Bangli mengikuti Parade Budaya serangkian Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bangli ke-820. Parade Budaya dibuka langsung oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, Senin (13/5).
Pelaksanaan Parade Budaya yang bertempat di Alun-Alun Kota Bangli menyuguhkan berbagai macam atraksi seni dan budaya dari masing-masing Kecamatan mulai dari Penampilan Gebogan Buah, Gebogan Bunga oleh Ibu-Ibu PKK, payas Agung, payas menek bajang, tari baris, paragmentari, serta parade ogoh ogoh yang diiringi gamelan Baleganjur serta masih banyak lagi.
Baca Juga: Curi Motor Di 20 Tempat, Pelaku Mengaku Ketagihan Pil Koplo
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta menjelaskan dengan terus terlaksananya rangkian HUT Kota Bangli ke-820 dengan baik tentunya merupakan suatu kebahagian bagi kita. Dan dua (2) hari sebelumnya berturut turut telah diadakan Parade Gong Kebyar baik itu dari anak-anak dan dari wanita serta Gong Kebyar mepadu dari Duta Kabupaten Tabanan dan Duta Kabupaten Bangli.
Dan hari ini dibuka Parade Budaya yang diikuti oleh 4 Kecamatan di Kabupaten Bangli sebagai ajang kreatifitas seni dan budaya dalam memeriahkan hari lahirnya Kota Bangli.
“Mudah-mudahan dengan Parade ini kita di Kabupaten Bangli tetap mempunyai komitmen untuk menjaga adat, seni dan budaya ditengah arus Moderenisasi yang ada. Dan selalu melahirkan regenerasi-regenerasi baru sebagai penerus”, ujarnya.
Baca Juga : Asah Kemampuan, Brimob Kalteng Rutin Latihan Anti Anarkis
Ditemui terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan Bangli, I Wayan Sugiarta menjelaskan pihaknya selaku pengampu kesenian dan budaya selalu mementaskan Parade Budaya dalam rangkian HUT Kota Bangli termasuk saat ini. Dan pelaksanaan daripada Parade Budaya dalam dukungan Pemkab Bangli dalam rangka mengali, mengembangkan serta membina juga melestarikan adat budaya Bali.
Dengan situasisi saat ini, dimana kita dihadapkan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang begitu berkembang pesat. “Kita berharap para generasi tidak meninggalkan adat, budaya dan seni yang ada di Bali”, ujarnya.
Kadis asal Luwus Tabanan ini menyatakan dalam Parade Budaya 2024 yang berkaitan dengan peringatan hari lahirnya Kota Bangli ke-820 sebanyak 2010 orang Seniman. Dan itu yang terlibat adalah seluruh Seniman, Seniwati, termasuk hardrekor, para pendamping termasuk para dalang.
Dari total 2010 orang tersebut hampir sebagian besar melibatkan Seniman Seniwati muda di Kabupaten Bangli dengan prosentase hampir kurang lebih 80 sampai 90 persen para generasi muda dilibatkan.
“Dibandingkan tahun lalu antusiasme peserta dalam Parade Budaya kali ini meningkat. Dimana tahun lalu peserta ada sekitar 800 sekarang mencapai 2000 lebih”, terang Sugiarta.
Baca Juga: Warga Buleleng Terseret Arus di Pantai Pekutatan Ditemukan Meninggal Dunia
Ia menegaskan pawai budaya yang digelar hari ini merupakan wahana bagi Seniman dan Seniwati khususnya para kalangan muda Kabupaten Bangli untuk mengekspresikan jiwa estetik nya dalam bentuk aktrasi seni dan budaya.
Jadi intinya dari Dinas Kebudayaan tentunya menginginkan bagaimana bisa tetap mengajegkan dan melestarikan adat budaya yang ada. Dan salah satunya melalui event Parade Budaya dan pargelaran-pargelaran lainnya.
“Perlu diingat Bali terkenal ke seluruh dunia karena adat istiadat, seni dan budaya yang telah diwariskan para pendahulu kita. Untuk itu bagaimana kita tetap menjaga warisan yang ada tersebut agar tidak punah”, tandasnya. (IGS).






