SMK 1 Situbondo Melaksanakan School Religius Culture (SRC)

Situbondo, Persindonesia – Kegiatan pembelajaran SMK Negeri 1 Situbondo Terus berinovasi, sejalan dengan arahan kebijakan pembangunan pendidikan jenjang SMK, memasuki tahun ajaran 2023-2024, pendidikan karakter pelajar profil pancasila, inovasi pendidikan karakter school religius culture (SRC) dikembangkan di sekolah yang terletak di jalan tembus lama.jum’at (11/08/23)

Inovasi sekolah dengan budaya religius, penting dikembangkan untuk menanamkan nilai – nilai religius terhadap siswa SMK Negeri 1 Situbondo dan keluarga besar SKANSASI.

“Kebijakan peningkatan mutu ini perlu mendapat dukungan segenap keluarga besar dan para wali murid, agar bisa terlaksana dengan baik dan sesuai harapan kami, ucap Susiana, S.P ditemui diruang kerjanya.

Lebih lanjut kepala sekolah juga mengharap nantinya siswa semakin giat dalam beribadah.

“Saya harap nantinya siswa ini semakin giat ibadahnya bukan hanya di rumah tapi juga di sekolah misal kalau sudah waktunya kita sholat kita sholat berjamaah di masjid sekolah seperti sholat Dhuha, Dzuhur, maupun ashar kita sholat berjamaah di sekolah.

School Religius culture (SRC), diinisiatori Susiana, S.P. Kepala Sekolah bersama ketua takmir rukmiyanto S.Pd
Kegiatan menumbuhkan sikap karakter religius sesuai dengan agama dan keyakinan anak didik, setiap pagi sebelum jam pelajaran pertama dimulai dilaksanakan sholat duha dan doa bersama di masjid Jabal Rahmah SMK negeri 1 Situbondo. Siswa dihimbau terbiasa berangkat ke sekolah dalam kondisi suci dari hadas (Punya wudu’) dan saat bel berbunyi langsung berkumpul menunaikan sholat duha, dipimpin guru agama Islam dan guru mapel lain bergiliran setiap hari, usai sholat duha, semua wali kelas memberi sekali mengabsen siswa yg sholat duha maupun sholat duhur, sholat Jum’at berjamaah, dan sholat as’ar sebelum siswa pulang sekolah Setipa hari.

“pembiasaan religius culture ini sudah berjalan sejak Minggu pertama tahun ajaran baru 2023-2025, tujuannya menanamkan nilai spiritual islam, dan memberikan pengalaman ibadah disekolah, ajang menuntut ilmu yang sangat mulia. Jelas Zainullah.

Penanaman karakter perlu dimulai dari diri sendiri, siswa SMK Negeri 1 Situbondo kami bekali pengalaman ber etos kerja seorang muslim yang taat ibadah dan cinta ilmu pengetahuan sesuai jurusan kompetensi.

Kegiatan sholat disekolah supaya terintegrasi menjadi kepribadian yang senantiasa menghayati nilai agama dalam kehidupan, peserta didik dapat memiliki pengalaman spiritual, kenikmatan spiritual dan tumbuh sebagai generasi muslim yang tangguh.

Management sekolah telah memasukkan pendidikan karakter dalam jadwal kurikulum pembelajaran, siswa yang rajin akan terdeteksi dan mendapatkan poin reward kebaikan, berguna utk menunjang nilai sikap saat kenaikan kelas.(Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *