Persindonesia.com Jembrana – Untuk meminimkan pengeluaran daerah Bupati Jembrana I Nengah Tamba akan menghapus Puskesmas yang beroprasi 24 jam. Selain tidak efektif hal tersebut bisa memperkecil pengeluaran uang daerah serta memberi tim medis waktu untuk beristirahat dirumahnya.
Diketahui sebelumnya Puskesmas yang beroprasi 24 jam hanya berlaku di Jembrana. sebanyak 5 Puskemas yang beroprasi 24 jam di Jembrana atas kebijakan Bupati Jembrana mulai tahun 2022, Puskesmas yang beroprasi 24 jam dihapus.
Menkumham Penangganan Pandemi Covid-19 Adalah Wujud Perlindungan HAM
Saat dikonfirmasi awak media Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna saat jumpa pers dengan para media mengatakan, setelah di evaluasi keberadaan Puskesma yang buka 24 jam tahun depan pihaknya akan mentiadakan Puskesmas yang beroprasi 24 jam. Sabtu (11/12/2021).
“Puskesmas kedepan hanya cukup buka sampai pukul 14.00 wita. Kita tidak memberlakukan lagi shift sore. Itu merupakan pemborosan anggaran. Shift sore siapa yang akan dilayani kadang-kadang tidak ada yang datang. nanti hanya rumah sakit yang beroprasi 24 jam,” terangnya.
Satu rumah Milik Warga Di Belakang Kampus Unibo Di Lalap Sijago Merah
Bupati Tamba menambahkan, pihaknya juga berencana menjadikan Puskesma Pekutatan sebagai Puskesma Pratama yang akan buka 24 jam. “Hal tesebut nantinya untuk mengcover daerah disana yang dijadikan daerah wisata rest area tol,” tutupnya. (sb)






