Bangli,PersIndonesia.Com- Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar melaksanakan acara tatap muka dengan ASN, Perbekel/Lurah, tokoh masyarakat seperti Kelian Adat se-Kabupaten Bangli. Kegitan tatap muka diawali dengan acara persembahyangan bersama, bertempat di Padmasana Kantor Bupati Bangli, hari Selasa (4/5/2025).
Pelaksanaan kegiatan tatap muka dan persembahyangan ini sendiri dilakukan seusai penyampian pidato perdana Bupati Sedana Arta dalam rapat paripurna yang digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangli. Dan seusai tatap muka acara berlanjut dengan megibung (makan bersama).
Baca Juga : DPRD Bangli Gelar Paripurna Penyampian Pidato Perdana Bupati Sedana Arta
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan pada kepemimpinan sebelumnya telah banyak melakukan pembangunan dan tentunya bila ada yang belum selesai sekarang akan dilanjutkan. Pembangunan Bangli harus diselaraskan dengan program Asta Cita Presiden, kemudian misi dan visi pembangunan Bali yang tertuang dalam 100 tahun haluan Bali Era Baru serta visi dan misi haluan prioritas pembangunan Bangli.
Kedepan banyak hal yang menjadi program yang mesti dikerjakan. Selain isu Nasional seperti pencegahan stunting, kemiskinan ekstrim dan pengadaan air bersih juga program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga akan didukung. “Perbaikan insfratruktur berupa jalan lintas Kabupaten harus kita perjuangan, khususnya dengan Gubernur Bali”, ujarnya.
Disingung terkait efesiensi anggaran yang dicanangkan Pemerintah Pusat, Sedana Arta mengatakan apa yang menjadi keputusan Presiden patut diapresiasi. Keputusan yang diambil oleh Presiden merupakan sebuah inovasi dan kita yang ada di dalamnya wajib melaksanakan.
Dengan adanya efesiensi ini kita tidak boleh melemah, namun justru semanggat kita untuk berinovasi harus tetap dikembangkan untuk pencapian pembangunan. Efesiensi Perdin (Perjalanan Dinas), Alat Tulis Kantor (ATK) serta kegiatan serimonial harus mulai kita gelorakan di kalangan ASN.
“Dari bahan-bahan retrit yang sempat saya baca, bahwa gaji dan TPP merupakan komponen untuk meningkatkan kesejahteraan ASN di seluruh Indonesia”, ujar Bupati asal Desa Sulahan Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli ini.
Baca Juga : Dinas PMD Bangli Berencana Siapkan PLH Pasca Perbekel Subaya Kena Tahan
Bupati Sedana Arta menambahkan sejatinya untuk efesiensi Kabupaten Bangli telah lebih dulu melakukannya bila dibandingkan dengan Kabupaten lain. Diakuinya waktu dilantik pada periode 2020 pihaknya telah melakukan efesiensi, hal ini langkah wajib yang mesti kita lakukan. “Ini sebagai langkah semanggat dan jengah untuk membangun Bangli”, imbuhnya.

Terpisah, Pj Sekda Bangli, I Made Ari Pulasari menyampaikan pencanangan efesiensi oleh Pemerintah Pusat mengakibatkan penurunan dana transfer seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Anggaran Dana Bagi dari Pemprov. Yang mana pengurangan anggaran untuk Kabupaten Bangli mencapai Rp. 330 Miliar sementara Dana Bagi Hasil dari Pemprov mencapai Rp. 30 Miliar.
“Sehingga untuk menutupi anggaran tersebut kita harus mengoptimalkan potensi PAD, salah satunya melalui sektor Pariwisata. Dan kita harus melakukan penataan terhadap sektor ini”, ungkapnya.
Terkait prosesi megibung seusai kegiatan tatap muka, Pulasari menyebut sebagai bentuk memupuk kebersamaan antara Kepala Daerah dengan instansi yang ada, para ASN pada OPD yang ada dan perwakilan masyarakat. Diakuinya, jika makanan yang disiapkan untuk megibung berasal dari para ASN. “Ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pencanangan efesiensi”, katanya. (IGS)






