Persindonesia.com Jembrana – Seorang nenek bernama berinisial SKM 74 tahun asal Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya. Korban diketahui mengalami depresi lantaran penyakit yang dideritanya. Korban juga pernah 3 kali melakukan percobaan bunuh diri dengan cara gantung diri akan tetapi berhasil digagalkan.
Jabatan Pj. Camat Pakem Tidak Sah Menurut Hukum, Salah Siapa ???
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Mendoyo Kompol I Dewa Gede Artana menuturkan, kejadian tersebut terjadi pada Senin (22/7/2024) sekira pukul 16.00 wita. Korban pertama kali ditemukan oleh cucunya saat datang dari sekolah. “Korban ditemukan sudah dalam keadaan tergantung di kusen jendela rumahnya menggunakan kain warna ungu,” terangnya. (Selasa (23/7/2024).
Kunker Jokowi Presiden di Surabaya untuk Resmikan Konferensi Cocotech 2024
Melihat neneknya gantung diri, lanjut Artana, kemudian cucu korban memanggil ibunya. Setelah dicek korban sudah meninggal dunia. “Korban dievakuasi oleh keluarganya. Dari pihak keluarga, korban sebelumnya sudah pernah melakukan percobaan gantung diri sebanyak 3 kali, korban depresi karena mengalami penyakit jantung, paru (komplikasi) selama dari 3 tahun yang lalu,” pungkasnya. Ira






