Persindonesia.com Jembrana – Sebanyak 3 rumah mengalami kebakaran di Lingkungan Ketugtug, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Negara, Jembrana tepatnya 50 meter di sebelah Selatan Pasar Ijo Gading, dengan kerugian diperkirakan Rp 275 juta rupiah. Kebakaran tersebut sampai saat ini belum diketahui penyebabnya. Tim Inafis Polres Jembrana masih melakukan olah TKP.
Pemilik ketiga rumah tersebut merupakan keluarga besar yang awalnya rumah milik suparman yang mengalami kebakaran, terus berlanjut ke rumah saudaranya bernama H Fadli dan yang terakhir ke rumah Siska Fatmawati. Mereka bertiga merupakan pedagang. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (16/7/2024) sekira pukul 10.00 wita.
Pj Bupati Jendrika Buka Pemilihan AKUT Kabupaten Klungkung Tahun 2024
Menurut penuturan salah satu anak pemilik rumah bernama Wahyudi 23 tahun mengatakan, api berawal dari rumah saudaranya. Sebelumnya dirinya terkejut ada suara di rumah bibinya, karena bibi nya sehabis operasi dirinya langsung menjenguk bibinya serta keponakannya.
“Saya melihat ada api dari atas dirumah bibi di bagian tengah. Saya mengira penyebabnya dari Listrik karena api dari atas, itu baru kemungkinan. Rumah saya dengan pusat api memang berdekatan dan rumah saya juga kena sedikit,” terangnya.
Sementara Kasi Damkar, Kade Bagus Darmawan Mengatakan, awalnya kami mendapatkan info dari warga (Kaling Ketugtug) bahwa ada kebakaran di Kelurahan Loloan Timur pada pukul 11.00 wita. “Kebakaran berawal dari rumah Pak Suparman dan merembet menjadi 2 rumah dan totalnya 3 rumah,” jelasnya.
MPSU Akan Demo Minta Walikota Medan Terkait Perwal nomor 21 Tahun 2021
Adapun, lanjut Bagus, korban pertama barang yang terbakar berupa barang-barang elektronik, 5 gram emas Batangan, perhiasan emas dan uang tunai sebesar Rp 10 juta rupiah. “Jadi total kerugian mencapai Rp 15 juta rupiah. sedangkan korban kedua kerugian mencapai Rp 200 juta dan yang terakhir korban ketiga mengalami kerugian sekitar 60 juta rupiah,” jelasnya.
Disinggung terkait penyebab kebakaran tersebut, Bagus mengatakan, untuk penyebabnya untuk sementara belum diketahui. “Awalnya dilihat anak korban sedang bermain game, dan terus terjadi kebakaran, titik apinya belum kita ketahui untuk sementara. Kami mengerahkan 4 unit damkar. Api baru bisa dipadamkan sekira pukul 11.47 wita yang dibantu oleh warga sekitar,” pungkasnya. Dar






