Persindonesia.com Denpasar – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) sukses menggelar 8th International Conference on DV-Xα Method (ICDM) di Bali, tepatnya di Grand Ballroom Harris Hotel and Residences Sunset Road, Bali, Denpasar, Rabu (10/9). Konferensi ini diikuti ilmuwan dunia dari 12 negara.
Ketua Panitia ICDM, Mega Novita Ph.D, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat sumber daya manusia di UPGRIS khususnya, dan seluruh perguruan tinggi di bawah bendera PGRI pada umumnya.
Sebab, perguruan tinggi PGRI yang notabene berbasis pendidikan, akan diarahkan menjadi research university. Untuk mencapai tujuan itu, diperlukan upaya menumbuhkan budaya akademik bersama perguruan tinggi di negara-negara maju.
Pemkab Badung Gerak Cepat Tanggulangi Banjir, Bupati dan Wabup Terjun Langsung Ke Lokasi Terdampak
“Materi-materi dalam konferensi internasional ini, menitik beratkan pada kimia, fisika, teknologi informasi dan engineering. Seperti multidisiplin dalam skub sains,” ungkap Mega.
President DV-X, Prof. Tomohiko Ishii mengatakan, ICDM ini kali pertama digelar di Debrecen, Hungaria pada tahun 1996. “Konferensi kami telah berkeliling dunia. Di Seoul (1998), Saitama (2001), Jeju (2006), Himeji (2008), Daejeon (2010), Semarang (2019), dan kini kami tiba di Bali, Indonesia, untuk ICDM ke-8 pada tahun 2025,” katanya.
Sementara itu, Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., mengatakan, ilmuwan dari 12 negara tersebut diantaranya dari Indonesia, Jepang, Korea Selatan, China, India, Polandia, Filipina, Amerika Serikat, Belgia, Uzbekistan, Vietnam, dan Malaysia.
Gerak Cepat Bantu Korban Banjir di Denpasar, Gubernur Koster Gelontorkan Dana BTT
“Kami harap hasil dari konferensi para ilmuwan sains ini, mampu berkontribusi untuk kehidupan seluruh dunia yang lebih baik. Terutama dalam bidang sains ini mampu berkelanjutan kehidupan kita selalu diperhitungkan dari sisi efisiensi, termasuk energi,” harapnya.
Dijelaskan, ICDM ini juga berkaitan erat dengan Program Kampus Berdampak. Yakni kegiatan perguruan tinggi agar berdampak luas bagi kehidupan manusia. “Kami berbangga hati bisa mengundang banyak negara untuk mengikuti ICDM ini,” ujarnya.
Menurutnya, para peserta menerima manfaat besar mengikuti konferensi ini. “Setiap digelar ICDM ini pesertanya terus bertambah. Bahkan, nanti yang kesembilan banyak yang ingin menjadi tuan rumah,” katanya.
Banjir di Sejumlah Titik, Bupati Kembang Instruksikan ASN dan Struktur Partai Siaga Bantu Warga
Dikatakan, luaran dari konferensi ini dalam bentuk artikel di jurnal bereputasi. “Jadi semakin banyak yang membaca, maka itu berarti semakin banyak manfaat yang diberikan,” ujarnya.
Lanjutnya, konferensi ini melibatkan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali. “UPMI ini saudara kami. Saudara kandung dari Persatuan Guru Republik Indonesia, sehingga UPMI menjadi co-host ICDM. Baik mempersembahkan tarian, MC dan lainnya, sehingga kami berterima kasih didukung penuh UPMI,” tandasnya. (*)






