Wanita Berstatus Janda di Jembrana Semakin Meningkat

Persindonesia.com Jembrana – Seiring perkembangan teknologi semakin maju, wanita yang bercerai di Kabupaten Jembrana semakin meningkat. Dari data yang diperoleh di Dinas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jembrana, dari tahun 2021 tercatat sebanyak 5.315 orang, sedangkan data untuk tahun 2022 naik sebanyak 473 sehingga total keseluruhan dari tahun 2021 sampai tahun 2022 sebanyak 5.788 orang

Meningkatnya kasus perceraian di kabupaten Jembrana diduga kuat lantaran perkembangan teknologi semakin maju, selain kasus himpitan ekonomi rupanya media sosial menyumbang cukup besar alasan pasangan untuk bercerai.

Perkawinan Anak Dibawah Umur Meningkat di Jembrana

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil I Wayan Sudana saat ditemui di kantornya membenarkan adanya peningkatan kasus perceraian di Kabupaten Jembrana mulai dari tahun 2021 sampai tahun 2022. “Untuk tahun 2023 belum kami susun, masih menunggu data yang masuk terlebih dahulu,” ucapnya. Senin (5/6/2023)

Menurutnya, meningkatnya angka perceraian di Jembrana tidak lepas belum siapnya secara fisikologis jasmani dan rohani antara kedua pasangan. “Seiringnya waktu jaman sudah berkembang, teknologi semakin maju apalagi ditambah dengan adanya media sosial yang berkembang pesat, itu salah satu penyebab adanya perceraian,” terangnya. S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *