Warga Kedungkelor Tegal Protes Proyek PT Adonia Footwear Indonesia

Persindonesia.com, Tegal – Masyarakt Desa Kedungkelor Kecamatan Warureja bersama Lembaga Swadaya Masyatakat (LSM) melakukan orasi yang ditujuka ke PT Adonia Footwear Indonesia untuk tidak membuat janji janji yang tidak tepat.

Dalam orasinya Jumat 26 Mei 2023 yang di pimpin oleh Edi macan agar pihak pimpinan langsung perusahan bisa turun ke Desa dan untuk bisa duduk bersama dengan pihak masyarakat Desa Kedungkelor.

Sementara tuntutan yang disampaikan ke pihak perusahan agar bisa permisi jangan seenaknya sendri, “soal pelepasan tanah masyarakat sudah diam, namun belum ada kesepakatan bersama warga masyarkat” ujar Edi Macan.

Perempuan Bali Bicara”, Ny. Putri Koster Jabarkan 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru

Selnjutnya Edi menambahkan, Perijinan dari Pemerintah Kabupaten harus sudah di kantongi ,yang terutama permisi dari Pemerintah Desa. “Jangan belum ada sosilisasi sudah ada kegiatan pembangunan PT sepatu,” jelasnya.

Adi Warnanto Kepala Desa Kedung Kelor meyatakan, orasi warga untuk silatuhrahmi antar masyarakat Kedungkelor dan pihak Direktur PT Adonia Footwear sebagai bentuk tahapan pertama dan akan ada tahapan lagi.

Sebelumnya pekan lalu, Warga Desa Kedung Kelor Kecamatan Warureja juga menggelar aksi yang sama terhadap pendirian Pabrik PT Adonia FootWear di jalan Raya Tegal – Pemalang.

SMAN 1 Denpasar Antusias Sambut Kunjungan Gubernur Koater

Aksi yang dikoordinir Edy Macan ini menyampaikan beberapa tuntutan terkait pembangunan pabrik PT Adonia FootWear sebagai pembuatan Alas Kaki di Desa Kedumg Kelor.

Nampak hadir di tengah Tengah aksi masyarakat Desa Kedungkelor kapolres Tegal dengan puluhan anggotanya Kepolisian Polres Tegal dan TNI Kodim 0712 Tegal guna pengawalan yang ketat. (Karmono)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *