Warga Pertanyakan, Promosi Jimbarwana Hotel Berubah Menjadi Gymbarwana Hotel

Persindonesia.com Jembrana – Satu-satunya hotel milik Pemkab Jembrana yang merupakan hotel plat merah tersebut yang di kontrak oleh pihak ketiga dari Founder PT Goldcoin International berubah namanya menjadi Hotel Gymbarwana dimana sebelumnya bernama Hotel Jimbarwana

Bahkan perubahan nama tersebut tanpa sepengetahuan Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Diketahui, menurut klausal perjanjian kerjasama awal, pihak ketiga mengontrak hotel beserta nama Jimbarwana Hotel sesuai dengan ijin hotel tersebut dari Pemkab Jembrana.

Ketua Forikan Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster Safari Gemarikan

Artinya pengontrak harus wajib menggunakan nama Jimbarwana Hotel. Akan tetapi dalam hal ini, pengontrak mulai mempromosikan nama Gymbarwana Hotel melalui medsos seperti Instagram, Facebook dan aplikasi Tiktok, terlihat disana disetiap acara selalu mempromosikan nama Gymbarwana Hotel artinya mulai sedikt demi sedikit merubah nama hotel plat merah tesebut.

Terkait perubahan nama tersebut pengontrak harus memperbaharui ijin usaha tersebut untuk mempergunakan nama Hotel Gymbarwana. Terkait perubahan nama tersebut, masyarakat mempertanyakan pergantian nama Hotel Jimbarwana menjadi Hotel Gymbarwana.

Peletakan Batu Pertama oleh Kasad, Tandai Pembangunan Masjid Syarif Abdurahman di Cirebon

Salah satu warga yang ditemui di Alun-Alun Negara yang namanya tidak mau disebutkan mempertanyakan pergantian nama Jimbarwana Hotel. “Ini rasanya aneh sekali, masak hotel milik pemkab Jembrana yang artinya milik masyarakat Jembrana berubah namanya menjadi Gymbarwana Hotel, apa ijin usahanya sudah berubah kepemilikannya,” terangnya. Selasa (24/5)

Mendapat informasi dari warga, awak media langsung mempertanyakan perubahan nama Jimbarwana Hotel kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba, saat dikonfirmasi dirinya sama sekali tidak tau akan hal tersebut. Dirinya juga mengira pihak management hotel salah tulis. “Saya tidak memperhatikan, kalau seperti itu saya akan tanyakan terlebih dahulu kebenarannya. Apa mungkin salah tulis pihak hotelnya,” pungkasnya. (S)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *