Pemukulan gong oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menandai pengukuhan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Pangkalpinang
Pangkalpinang, persindonesia.com –
Sebanyak 192 petugas Sensus Ekonomi 2026 Kota Pangkalpinang resmi dikukuhkan, dalam kegiatan yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (11/6/2026).
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, yang sekaligus mendeklarasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Pangkalpinang. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 168 petugas pendataan lapangan dan 24 petugas pemeriksaan lapangan.
Dalam sambutannya, Saparudin menegaskan pentingnya peran petugas sensus, dalam menghasilkan data statistik ekonomi yang akurat dan berkualitas. Menurutnya, data yang diperoleh akan menjadi dasar dalam perencanaan, evaluasi, serta penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Ia memberikan kepercayaan penuh kepada seluruh petugas yang telah dikukuhkan, untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta menjaga kerahasiaan data responden sesuai ketentuan yang berlaku.
“Ini merupakan amanah sekaligus kehormatan, untuk ikut berpartisipasi dalam menyediakan data statistik ekonomi, yang berkualitas sebagai dasar perencanaan, evaluasi, dan perumusan kebijakan pembangunan ekonomi bangsa,” ujar Saparudin.

Wali Kota juga meminta seluruh petugas melaksanakan pendataan secara jujur, objektif, dan akuntabel. Selain itu, mereka diminta menjaga nama baik BPS dan Pemerintah Kota Pangkalpinang, menjaga kerahasiaan seluruh informasi yang diperoleh selama proses sensus, serta menyelesaikan tugas sesuai pedoman dan jadwal yang telah ditetapkan.
Sensus Ekonomi 2026 mengusung tema “Meningkatkan Ekonomi Indonesia, Mewujudkan Pangkalpinang Smart.” Melalui pelaksanaan sensus ini, pemerintah berharap tersedianya data ekonomi yang komprehensif dan akurat, sebagai rujukan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (B2N)






