Aksi Bersih Pantai di Legian, Wujudkan Destinasi Wisata Inklusif dan Berkualitas

LEGIAN, persindonesia.com – Semangat menjaga lingkungan terus digelorakan oleh berbagai pihak di kawasan wisata Pantai Legian, Kabupaten Badung. Setiap hari Jumat, komunitas BumiKita bersama tokoh masyarakat Wayan Puspa Negara dan stakeholder pariwisata lainnya rutin menggelar aksi bersih pantai bertajuk Beach Clean Up, sebagai upaya nyata menciptakan destinasi wisata yang bersih, sehat, dan menarik.

Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi juga menjadi gerakan edukatif untuk menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan bagi seluruh elemen masyarakat. “Kita ingin membentuk kesadaran kolektif, bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Sebagai destinasi wisata internasional, kebersihan pantai adalah syarat mutlak,” ujar Wayan Puspa Negara, tokoh masyarakat yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung ( Jumat 4/4/25).

Menurutnya, fenomena sampah kiriman yang marak terjadi antara bulan Desember hingga Maret akibat perubahan arah angin dari barat ke timur menjadi tantangan tersendiri. Sampah yang menumpuk di sepanjang pesisir tak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi menurunkan minat kunjungan wisatawan.

“Banyak wisatawan baru yang kecewa saat melihat kondisi pantai. Mereka akhirnya memilih destinasi lain seperti Canggu yang terlihat lebih bersih. Ini tentu menjadi alarm bagi kita semua,” jelas Puspa.

Meski pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), pedagang pantai, pengurus kawasan, hingga masyarakat sudah berupaya maksimal, volume sampah kiriman kerap melebihi kapasitas penanganan yang ada. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya inovasi dan penggunaan teknologi dalam penanganan sampah laut.

“Kita perlu kolaborasi antar-instansi. Wilayah laut sejauh satu mil dari garis pantai seharusnya menjadi tanggung jawab Kementerian Kelautan dan Perikanan, termasuk pemasangan teknologi penyaring sampah di laut. Sementara di darat, pemda juga perlu memperkuat sarana seperti loader yang saat ini masih terbatas,” tambahnya.

Kegiatan Beach Clean Up ini mendapat sambutan positif dari para pelaku pariwisata dan usaha di wilayah Legian. Secara bergiliran, mereka turut ambil bagian setiap Jumat, menunjukkan antusiasme dan komitmen menjaga kawasan wisata tetap bersih dan menarik.

Dengan gerakan yang terus dilakukan secara konsisten, diharapkan Pantai Legian dan kawasan Samigita (Seminyak, Legian, Kuta) tetap menjadi ikon wisata yang membanggakan dan layak dikunjungi wisatawan dari seluruh dunia, “be Pariwisata Inklusif dan Berkwalitas”.

tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *