Bentuk Kepengurusan Baru, DPC PPP Kota Tegal Bangkit dan Optimis

Tegal – Musyawarah Cabang VIII DPC PPP Kota Tegal sukses rumuskan formatur yang akan membentuk kepengurusan baru partai bergambar Kabah tersebut. Hal itu merupakan langkah sistematis yang dilakukan guna mensukseskan DPC PPP Kota Tegal dalam meraih kursi wakil rakyat pada Pemilu Legislatif tahun 2024 mendatang.

Digelar di Kantor Sekretariat DPC PPP Kota Tegal, pada Sabtu (11/9), Muscab VIII juga dihadiri Perwakilan DPW dan WPP (Wanita Persatuan Pembangunan) Provinsi Jawa Tengah, serta Dewan Pimpinan Pusat PPP.

Dijelaskan Wakil Ketua DPC PPP Kota Tegal, Agil Riyanto Darmowiyoto, SH bahwa peserta Muscab memilih 3 orang formatur yang nantinya bersama DPP dan DPW bertugas menyusun

kepengurusan DPC PPP Kota Tegal periode 2021 – 2026, yaitu memilih Ketua, Sekretaris, Bendahara dan wakil-wakilnya, dengan tenggat waktu maksimal 20 hari.

“3 orang formatur itu 1 orang dari DPC, kebetulan saya yang terpilih, kemudian 2 orang dari PAC, yaitu mas Rohadi dan mas Santo,” jelasnya.

Agil memaparkan anggota formatur akan segera menentukan siapa yang layak menjadi Ketua DPC PPP Kota Tegal, supaya kegagalan – kegagalan DPC PPP Kota Tegal sebelumnya dapat diperbaiki dan tidak terulang pada Pemilu 2024 nanti.

“Kriteria Ketua sebelumnya secara normatif sudah disampaikan oleh DPW, beberapa kriteria untuk menjadi Imam (Ketua). Kami akan memformulasikan, mengaktualisasikan, menjabarkan penjelasan syarat-syarat menjadi Ketua DPC, sesuai arahan DPW Provinsi Jawa Tengah,” beber Agil.

Sementara itu, Ketua plt DPC PPP Kota Tegal H Syaeful Hakim, SH, dalam sambutannya mengharapkan agar DPC PPP Kota Tegal menjadi tulang punggung warga masyarakat Kota Tegal.

“Kami ingin, Kantor DPC PPP Kota Tegal ke depan menjadi syiar masyarakat Kota Tegal.untuk kegiatan keagamaan Islam,” ungkapnya.

Selain itu, jelas dia, bertambahnya penduduk Kota Tegal, membuat KPU Kota Tegal menambah kuota kursi DPRD Kota Tegal, dari sebelumnya 30 kursi menjadi 35 kursi.

“Kami ingin setelah Muscab ini selesai segera terbentuk ke pengurusan dari tingkat PAC sampai ranting.Mari bareng-bareng mensukseskan PPP pada pemilu 2024,agar bisa meraih 3 kursi,” pungkasnya.

Dalam Muscab tersebut, Perwakilan DPW PPP Provinsi Jawa Tengah, KH Ahmad Tubagus Fahmi, SH memaparkan point – point penting sesuai instruksi Ketua DPW, diantaranya adalah pembaharuan sistem formatur, termasuk kriteria pemilihan Ketua DPC.

” Untuk memilih pemimpin, kita mengacu pada, dikiaskan seperti ketika kita sholat berjamaah, barang tentu harus ada Imam dan Makmum. Tidak semua orang bisa jadi Imam, harus dipilih, yang pertama kriterianya adalah orang yang lebih tahu (alim). Kalau dalam partai, orang yang lebih alim (lebih tahu) dalam urusan partai,” paparnya.

Di tempat terpisah, Ketua WPP (Wanita Persatuan Pembangunan) DPW PPP Provinsi Jawa Tengah, Nurhasanah menjelaskan tentang partisipasi WPP dalam Program Kerja WPP Jateng. Dijelaskannya bahwa DPW Provinsi bertanggung jawab kesuksesan DPC PPP di tingkat Kabupaten, yaitu Brebes, Kabupaten Tegal dan Kota Tegal.

“Program yang dilakukan bersifat empati, seperti yang tadi dilakukan Santunan bagi Anak Yatim Piatu. Ini serentak dilakukan di masing-masing Kabupaten dan Kota, dengan target 3500 anak yatim piatu, kemudian di bulan Muharram ada kegiatan 1 Juta Shalawat Nariyah, itu serentak melalui online oleh  WPP di Kantor DPW Jawa Tengah,” pungkasnya

Sementara itu, kegiatan Santunan bagi Anak Yatim Piatu juga menjadi kegiatan yang mewarnai Muscab VIII DPC PPP Kota Tegal. Santunan

dilakukan secara simbolis melalui perwakilan anak Yatim Piatu tiap-tiap daerah di Kota Tegal, untuk menghindari kerumunan sesuai prokes.(red/CN/GL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *