Bupati Indragiri Hulu, Riau Rezita Meylani Yopi, langsung turun kelokasi terdampak banjir, sambangi masyarakat di Desa Tanjung Beludu, Kelayang, Senin Sore.
Pada kesempatan itu, Bupati Rezita juga menyerahkan sejumlah bantuan sembako sebagai bukti kepedulian.
“Saya ikut prihatin, namun demikian peduli dan berharap masyarakat tetap bersabar,” kata Bupati Rezita.
Karena, kondisi air belum surut dan sejumlah rumah masih terendam air bandang, hingga ada warga yang mengungsi. Oleh sebab itu, masyarakat harus tetap siaga agar terhindar dari berbagai hal yang dapat merugikan.
Banjir karena curah hujan yang tinggi mengakibatkan sungai meluap, hingga air masuk kepemukiman penduduk.
Kondisi ini, tentu sejumlah warga tidak dapat beraktivitas dan kerugian materil. Oleh sebab itu, meminta instansi terkait bergerak cepat, tanggap memberikan perhatian agar semua bisa aman dan teratasi.
Dinas Kesehatan Inhu khususnya, segera untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, menyediakan obat – obatan yang dibutuhkan.
“Karena, khawatir dampak banjir bisa menimbulkan berbagai penyakit,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Desa (Kades) Tanjung Beludu, Udri melaporkan, ada empat dusun dengan total 200 bangunan rumah yang terdampak banjir.
“Ini dampak dari curah hujan yang tinggi sehari sebelumnya,” sebutnya.
Yang mengakibatkan debit air di dua aliran sungai yakni Benio dan Pekayoan meningkat. Dan, menyebabkan ratusan rumah warga di wilayahnya terendam banjir.
Pada kesempatan lain, Kepala Dinas Kominfo Indragiri Hulu Jawalter dalam rilisnya menyebutkan, Bupati Inhu Rezita hadir di tengah masyarakat sebagai wujud kepedulian dan perhatian.
“Kedatangan Bupati Rezita bukan saja menyerahkan bantuan tetapi memberi meninjau dan semangat,” sebutnya.
Karena, situasi banjir, membuat masyarakat bersedih dan banyak mengalami kerugian. Oleh sebab itu, Bupati Rezita dan rombongan hadir di tengah kondisi itu, menyambangi sejumlah warga yang terdampak bencana alam tersebut. ***






