Dongkrak PAD, Segera KIR Jembrana Dioperasikan, Ini Penjelasan Bupati Tamba

Persindonesia.com Jembrana – Setahun lebih tidak beroperasi, pelayanan KIR di Tempat Uji Berkala Kendaraan Bermotor Banjar  Peh Kaliakah  akan difungsikan kembali. Rencananya launching  beroperasinya kembali pelayanan KIR itu akan dilaksanakan pada tanggal 26 pebruari nanti sekaligus menandai setahun kepemimpinan Tamba – Ipat.

Difungsikan kembali pelayanan KIR di tempat pengujian kendaraan bermotor Peh Kaliakah, setelah terselesaikannya akreditasi dan pemenuhan sejumlah peralatan yang disyaratkan Kementerian Perhubungan.

Zona Merah, Disnakkeswan Jembrana Tekan Kasus Rabies, Adakan Vaksin Serentak di Ekasari

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menilai tahapan dan kesiapan untuk pelayanan KIR bertempat di Banjar Peh Kaliakah itu sudah sangat baik usai melihat langsung uji coba pelayanan, Jumat ( 11/2/2022).

Pelayanan KIR ini sebutnya, salah satu target prioritas yang harus diselesaikan guna memudahkan pelayanan masyarakat akan pengujian kendaraan bermotor secara berkala. Nantinya, masyarakat Jembrana dapat melakukan pelayanan kir ditempat pengujian kendaraan bermotor di jembrana, sehingga  tidak perlu jauh-jauh lagi mengurus pengujian kendaraannya  di Kabupaten lain.

Berhasil Ungkap Narkoba 30 Kg Sabu, Kapolda Riau Datangi Mapolres Bengkalis : “Kejar dan Tindak Tegas Bandar Narkoba!”

“Saya kira sudah siap sampai dioperasikan nanti saat launching. Dari hasil simulasi dan uji coba, tahapannya berjalan baik, Hasil uji bisa keluar dan transparan. Dan yang lebih penting lagi nanti tidak ada pembayaran secara tunai lagi,“ ujar Tamba .

Sistem pembayaran dengan non tunai dipelayanan KIR itu kata Tamba sangat penting. Hal itu guna menghindari kecurigaan masyarakat akan praktek praktek tidak baik dan ada permainan saat masyarakat membutuhkan layanan. Misalnya, kekhawatiran adanya calo maupun pungli. Dengan sistem yang sudah baik itu, Bupati menekankan kepada anak buahnya yang bertugas di Tempat Uji Kendaraan Bermotor Peh,  untuk tidak main- main.

Tinjau Vaksinasi di NTB, Kapolri Minta Forkopimda Kendalikan Laju Covid-19 untuk Sukseskan Event Internasional

“Saya ingatkan saat beroperasi nanti, bekerjalah dengan baik dan sungguh-sungguh. Berbagai alat dan kelengkapan sudah disediakan, termasuk sisi SDM sudah kita penuhi. Sehingga kita dinilai layak dan diganjar akreditasi B dari kementerian perhubungan,“ kata Tamba.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Jembrana Ketut Wardananaya mengatakan sudah memenuhi berbagai kelengkapan yang disyaratkan. Peralatan baru itu sudah mulai dipasang pada akhir 2021. Sedangkan proses akreditasi sebagai syarat penyelenggaraan pelayanan sudah turun dari Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Darat per tanggal 31 Januari 2022 dengan nilai akreditasi B.

Kakanwil Kemenkumham Bali Ikuti Telemedicine Kumham Secara Virtual

“Alat – alat uji itu  diantaranya, alat uji rem, alat uji pengukur berat kendaraan, alat uji lampu,  alat uji asap, alat uji daya tembus pada kaca, alat uji kedalaman alur ban dan alat bantu berupa generator listrik serta kompressor udara. Selain itu terpenuhinya SOP pelayanan pengujian, SOP penggunaan alat uji,” terangnya.

Selain mendekatkan pelayanan, Kemudahan lain yang didapat masyarakat jembrana sebutnya  akan memperoleh hasil uji berupa Blue (bukti lulus uji elektronik). Termasuk pembayaran yang lebih transparan dengan diterapkannya  sistem pembayaran non tunai. “Sistem Bukti lulus uji elektronik (Blue), merupakan sistem yang diamanatkan kementerian perhubungan. Selama 2021 lalu, belum beroperasi karena sistem ini belum terpenuhi. Sehingga kita hanya bisa merekomendasikan pelayanan uji KIR masyarakat Jembrana kedaerah lain,“ ujarnya.

HPN 2022, Kadis Kominfos Gede Pramana Apresiasi Dukungan Insan Pers Terhadap Pemprov Bali

Kedepan pelayanan uji kendaraan bermotor  di Peh Kaliakah masih akan terus berbenah. Khususnya untuk meraih akreditasi A. “Yang harus dilengkapi yaitu sesuai dengan action plan yang kita kirim ke kementrian perhubungan darat yaitu penambahan fasilitas parkir untuk kendaraan yg diuji,  penambahan alat uji spedometer,  serta penambahan pagar pembatas,“ tutup Wardananaya. Red

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *