Libur Panjang Nasional, Penyeberangan Gilimanuk Diprediksi Padat

Persindonesia.com Jembrana – Lonjakan arus penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk diperkirakan terjadi selama rangkaian long weekend Idul Adha, Hari Waisak, dan Hari Lahir Pancasila 2026. Kondisi tersebut menyusul tren peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk dalam beberapa momentum libur nasional sepanjang Mei 2026.

Berdasarkan data ASDP, arus penyeberangan Ketapang–Gilimanuk mengalami kenaikan baik pada arus berangkat maupun arus balik. Pada arus berangkat, peningkatan trafik tercatat berkisar antara 13,5 persen hingga 36,1 persen. Sementara arus balik meningkat sekitar 22,3 persen hingga 24 persen dibandingkan periode normal.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi kepadatan selama masa libur panjang.

DPRD Badung Rekomendasikan Hibah Lahan untuk Pura Dalem Gulingan Gede

“Kami terus memperkuat kesiapan layanan dan operasional di seluruh lintasan utama. Fokus kami bukan hanya menjaga kelancaran arus kendaraan dan penumpang, tetapi juga memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” ujarnya, Rabu (27/5)

Di lintasan Ketapang–Gilimanuk, ASDP menyiapkan 28 hingga 33 kapal operasional menyesuaikan tingkat kepadatan di lapangan. Sistem buffer zone dan delaying system juga disiapkan untuk mengatur antrean kendaraan menuju pelabuhan.

Selain itu, posko mini disiagakan selama periode long weekend guna memperkuat koordinasi operasional di kawasan pelabuhan.

Persempit Ruang Gerak Pelaku Curanmor, Polisi di Bangli Gandeng Jukir

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan tambahan armada KMP Roditha juga disiapkan untuk membantu kelancaran arus penyeberangan di Selat Bali.

Ia mengimbau pengguna jasa membeli tiket melalui aplikasi Ferizy dan datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan guna mengurangi potensi penumpukan kendaraan di area pelabuhan. TS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *