Karang Taruna Gelar Festival Lomba Ogoh Ogoh Mini Meriahkan HUT Kota Denpasar

Denpasar (persindonesia.com) – Dengan tema “Semangat dan yakin kita bisa” Anak-anak muda yang kreatif dalam wadah organisasi Karang Taruna Denpasar yang bekerjasama dengan Kampus Diamond International, Sekolah TI Global, Liligundi Authentic, PLN Cabang Denpasar, Polsek Denpasar Utara dan Pemerintah Desa Dangin Puri Kaja. Menggelar lomba ogoh-ogoh mini yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT Kota Denpasar yang ke-234, dilaksanakan di Kampus Diamond International (eks.Hotel Niki), Jl.Gatot Subroto IV/XII no.18 Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara. Minggu, 27/2/2022.

Ogoh-ogoh adalah karya seni patung dalam kebudayaan Bali yang menggambarkan kepribadian Bhuta Kala. Ogoh-ogoh adalah perwujudan Bhuta Kala atau roh jahat yang suka mengganggu manusia. Biasanya, Bhuta Kala disimbolkan sebagai raksasa dengan wajah dan tubuh menyeramkan. Oleh karena itu, ogoh-ogoh yang dibakar bermakna pemusnahan segala hal buruk dan kejahatan di dunia. Namun kali ini ogoh-ogoh bukan di bakar, tapi dilombakan dalam bentuk mini.

Ketua Karang Taruna Denpasar : Ketut Ngurah Aryawan

Ketua Karang Taruna Denpasar : Ketut Ngurah Aryawan mengatakan, “Kami sebagai generasi muda sangat bangga bisa menampilkan Seni Budaya berupa lomba festival ogoh-ogoh ini yang sekaligus memeriahkan HUT Kota Denpasar ke-234, harapan kedepannya untuk pembangunan generasi muda bisa berkreasi mengembangkan kreatifitasnya tidak selalu bertopang pada suatu anggaran, buktinya saat ini dengan dukungan dari berbagai pihak kita bisa menyelenggarakan suatu kegiatan seni budaya”, ucap Ngurah Aryawan.

Perbekel Desa Dangin Puri Kaja : A.A Ngurah Gede Cahyadi,S.H

Turut hadir pada kesempatan tersebut Perbekel Desa Dangin Puri Kaja : A.A Ngurah Gede Cahyadi,S.H., menyatakan,” Astungkara kegiatan lomba festival ogoh-ogoh mini yang melibatkan seniman-seniman se-Kota Denpasar ini akan mendongkrak pariwisata Bali yang sudah dua tahun ini dilanda pandemi Covid-19, kami sangat mendukung acara ini dan sangat berterimakasih kepada pihak penyelenggara yaitu anak-anak muda kreatif dalam wadah organisasi Karang Taruna, yang tentunya kami berharap kita tetap taat Prokes dan 3M”, ungkap Pak Perbekel.

I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T

Didukung pula oleh tokoh masyarakat dan anggota DPRD (komosi II) Kota Denpasar, yang hadir disela acara : I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T., mengungkapkan, “Dengan konsep Gotong Royong kita bisa mewujudkan aktifitas anak-anak muda dalam bentuk seni budaya, sesuai tema lomba ogoh-ogoh kali ini yaitu ” Semangat dan yakin kita bisa”, mari kita bersama sama mewujudkan Bali yang berbudaya, karena budaya adalah cerminan dari suatu bangsa”,pesan Bli Mangde.

Dengan di ikuti oleh 57 peserta yang menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan, Lomba festival ogoh-ogoh mini ini dilombakan dalam beberapa bentuk tema, yaitu : Butha Kala, Pewayangan, Pemurtian dan Tokoh Sakti. Tentunya yang memenuhi kriteria lomba mendapatkan hadiah berupa uang tunai serta piagam penghargaan untuk juara 1,2 dan 3 Dengan total hadiah sebesar 5 juta rupiah.

( Dudick )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *