Persindonesia.com Jembrana – Upaya percepatan vaksinasi di wilayah Kabupaten Jembrana terus dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana. Berbagai upaya pun dilakukan dengan menggelar vaksinasi secara serentak hingga ke pelosok pedesaan bahkan razia vaksinasi pun semakin intensif dilakukan oleh aparat gabungan.
Razia vaksinasi secara intensif digelar oleh aparat gabungan dari Kodim 1617/Jembrana, Polres Jembrana, Satpol PP Kabupaten Jembrana di jalan Pahlawan Negara dan pintu masuk Pasar Inpres Negara. Razia vaksinasi ditujukan kepada masyarakat maupun pengendara yang belum menerima vaksinasi tahap I, tahap II maupun vaksinasi booster, Jum’at (25/03/2022)
Bagi masyarakat maupun pengendara yang ditemukan belum menerima vaksinasi baik tahap I, tahap II maupun vaksinasi booster petugas akan mengarahkan untuk melaksanakan vaksinasi ditempat yang telah disiapkan. Selanjutnya masyarakat yang terjaring tersebut akan diperiksa tim medis dan apabila memenuhi persyaratan maka akan langsung diberikan vaksinasi.
Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos dalam keterangan saat di konfirmasi pertelefon menuturkan digelarnya operasi (razia) vaksinasi Covid-19 oleh petugas gabungan guna mendukung program pemerintah dalam percepatan pencapaian target vaksinasi nasional termasuk Vaksin Booster. Masyarakat yang terjaring razia dan sama sekali belum menerima vaksin baik tahap I, Tahap II dan III (Booster) selanjutnya akan diperiksa tim medis, apabila memenuhi persyaratan maka akan langsung diberikan vaksin oleh tenaga medis Dinas Kesehatan Kab. Jembrana
“Razia Vaksinasi yang digelar oleh petugas gabungan terbukti sangat efektif dalam menjaring masyarakat yang belum menerima vaksinasi” Sambung Dandim Haruna
Lebih lanjut Dandim Haruna mengatakan masih banyak ditemukannya masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi khususnya vaksinasi booster dalam razia tersebut tentunya perlu mendapat perhatian pihak terkait. Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut menerima vaksinasi dimana vaksinasi sebagai salah satu upaya untuk memutus penyebaran Covid-19.(Pendim Jbr/Red)






