Ada “Gayus “Di Kantor Pajak Pratama Asahan ? Modus Permainan Dan Penggelapan Pajak Melibatkan orang Dalam Dan Konsultan Pajak

Asahan, Persindonesia – Masih lekat diingatan kita, begitu banyak kasus KKN yang terjadi di Direktorat Jenderal Perpajakan (DJP) Kementerian Keuangan RI, mulai dari Gayus Tambunan, Tommy Hendarto, Handang Soekarno serta pelaku lainnya yang merupakan pegawai perpajakan itu sendiri. Nilainya pun tergolong cukup besar, mulai dari puluhan juta sampai milyaran rupiah, tergantung berapa jumlah tunggakan yang dikenakan pada wajib pajak. Namun begitu, kasus suap menyuap dilingkungan pajak tidak menjadi efek jera pada pegawai pajak yang lainnya, bagi mereka ” bermain mata ” dengan wajib pajak merupakan kenikmatan tersendiri dalam meraih pundi pundi.

[25/3 10:24] Zack Fahmi 2: Begitu juga sama halnya dengan KPP Pratama Kisaran,Bahwa diduga tersiar kabar di bulan Desember tahun 2021 yang lalu bahwa praktik kotor dalam permainan pajak terendus setelah adanya pengakuan seorang wanita yang selama ini menjadi perantara kongkalikong pengusaha dengan oknum pegawai kantor pajak.

Salah satu warga bernama taruli , wanita paruh baya ini mengaku sudah beberapa kali memberikan uang kepada pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kisaran dalam mengurus pengurangan pajak kepada salah seorang pengusaha ternama di kota Kisaran. Menurutnya, hal itu ia lakukan atas perintah si pengusaha agar terhindar dari biaya pajak yang cukup besar. ” Saya ada beberapa kali memberikan uang suap sama orang pajak agar si bos (pengusaha, red) jangan
banyak kena pajak atas usahanya,dan lokasi tempat yg berbeda pada saat pemberian uang suap untuk pejabat perpajakan KPP pratama kisaran,dirumah makan saya kasi sampai saya antar sendiri ke kantor pajak ” ungkap taruli saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.bahkan setiap akhir tahun pengusaha tersebut memberikan sejumlah uang kpd beberapa AR dan pejabat dikantor pajak pratama kisaran tersebut dgn jumlah yg bervariasi.saya yg langsung memberikan uang dengan pegawai pajak tersebut ujar taruli.

Akhir nya sekitar bulan oktober 2021,saudari taruli melaporkan praktik kotor dan permainan penggelapan pajak dan Pph psl 21 ke kantor pajak pratama kisaran dan aparat penegak hukum.namun sampai hari ini belom ada tindakan dari penegak hukum bahkan sudah saya laporkan ke kantor pajak pratama wilayah Siantar dan sumatra utara.namun belum ada tindakan utk memanggil dan memeriksa pengusaha tersebut.Begitu juga sama halnya dengan KPP Pratama Kisaran, bahkan wanita paruh baya ini mengaku sudah beberapa kali memberikan uang kepada pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kisaran, Dengan tujuan dan maksud dalam mengurus pengurangan pajak kepada salah seorang pengusaha di kota Kisaran.Dan bahkan siap menjadi saksi dan akan memberikan bukti2 permainan kotor pegawai kantor pajak yg melibatkan konsultan pajak dan oknum pejabat dikantor pajak pratama kiasaran apabila diminta penegak hukum dan pihak kantor pajak. Menurutnya, hal itu ia lakukan atas perintah si pengusaha (bos) berhubung hanya pekerja yang harus ngikutin kemauan bos agar terhindar dari biaya pajak yang cukup besar. ” ujar taruli.

Menurut taruli dirinya juga sudah melaporkan secara tertulis ke KPP Pratama Kisaran terkait adanya dugaan suap yang dilakukan beberapa AR dan pegawai kantor pajak Kisaran berinisial BH ( sdh dimutasi ) dan AS (sdh pensiun) untuk meringankan beban pajak yang ditanggung salah seorang pengusaha ,Namun sampai saat ini belum ada jawaban. ” Saya sudah laporkan si BH dan AS tapi belum ada jawaban dari kantor pajak Kisaran.Ada apa dikantor pajak pratama kisaran ??ujar taruli.

Sementara itu, pihak KPP Pratama Kisaran saat dikonfirmasi mengaku sudah menerima surat laporan tersebut, melalui Kepala Seksi Bagian Umum, Cintapen boru Tampubolon yang didampingi Posma mengakui bahwa surat tersebut sudah diterima dan sedang dalam proses di kantor wilayah Perpajakan Kota Pematang Siantar. ” Kami sudah menerima namun prosesnya ada dikantor wilayah yang berada di kota siantar, dan kami hanya sebatas menerima laporan saja,” kata Cintapen.terkait ada nya peran konsultan pajak yg bermain dgn oknum AR dan pejabat di kantor pajak pratama kisaran.kedua pejabat tersebut tidak berani berkomentar.dan mengatakan akan menindak lanjuti laporan tersebut. (Eka Sri Adha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *